Reses Sabarudi, Warga Bencah Lesung Minta Jalan Diperbaiki

Muhammad-Sabarudi.jpg
Anggota DPRD Kota Pekanbaru dari Fraksi PKS, Muhammad Sabarudi reses di Jalan Bencah Lesung, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru, Minggu, 12 April 2026. (Istimewa)

RIAU ONLINE, PEKANBARU — Anggota DPRD Kota Pekanbaru dari Fraksi PKS, Muhammad Sabarudi, menggelar kegiatan reses di Jalan Bencah Lesung RT 04 RW 08, Kelurahan Bencah Lesung, Kecamatan Tenayan Raya, Minggu 12 April 2026 sore.

Dalam agenda reses masa sidang kedua tahun 2025/2026 tersebut, Sabarudi turun langsung menemui warga guna menyerap berbagai aspirasi, usulan, dan keluhan masyarakat. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua RT, Ketua RW, serta tokoh pemuda setempat.

Sejumlah warga mengeluhkan kondisi infrastruktur jalan di wilayah RW 08 yang hingga kini belum tersentuh pembangunan. Padahal, lokasi tersebut tergolong dekat dengan pusat pemerintahan Kota Pekanbaru.

Ketua RW 08, Yusuf Firdaus, menyampaikan bahwa wilayahnya dihuni sekitar 200 kepala keluarga yang tersebar di lima RT. Ia menilai kondisi jalan yang masih berupa tanah sangat menyulitkan aktivitas warga, terutama saat musim hujan.

“Jalan di sini masih banyak yang tanah. Kasihan melihat warga kalau hujan jadi becek dan menyulitkan warga beraktivitas, terutama saat mengantar anak ke sekolah. Ban motor sampai merah karena lumpur,” ujarnya.

Selain persoalan jalan, warga juga mengeluhkan belum adanya fasilitas posyandu yang memadai. Selama ini, kegiatan pelayanan kesehatan tersebut masih menumpang di rumah warga sehingga dinilai kurang optimal.


“Untuk lahan sebenarnya sudah ada, bahkan surat hibah juga sudah tersedia. Tinggal dana pembangunan saja. Kalau posyandu ini terwujud, tentu sangat membantu pelayanan kesehatan masyarakat,” tambah Yusuf.

Tak hanya itu, warga juga menyampaikan kondisi ekonomi masyarakat yang mayoritas bergantung pada usaha pembuatan batu bata. Mereka berharap adanya dukungan tambahan dari pemerintah, seperti bantuan bibit ikan dan tanaman untuk meningkatkan penghasilan.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Sabarudi menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan kebutuhan masyarakat melalui jalur perencanaan pembangunan yang resmi.

“Yang penting kita perjuangkan bersama-sama. Semua usulan harus kita masukkan ke dalam sistem, supaya bisa dipantau dan direalisasikan. Kalau tidak masuk dalam sistem, akan sulit untuk kita mulai,” jelasnya.

Ia juga memastikan akan terus mengawal setiap aspirasi warga agar dapat menjadi prioritas dalam program pembangunan ke depan.

Melalui kegiatan reses ini, diharapkan aspirasi masyarakat dapat tersampaikan secara langsung kepada pemerintah, sehingga pembangunan di wilayah Tenayan Raya dapat berjalan lebih merata dan tepat sasaran.