Berantas Narkoba, Rutan Dumai Gelar Razia Gabungan Hingga Tes Urine Serentak

tes-urine-di-rutan-dumai.jpg
Tes urine di Rutan Dumai, Selasa, 7 April 2026 (DEFRI CANDRA/RIAU ONLINE)

RIAU ONLINE, DUMAI - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Dumai menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkoba dan menjaga keamanan lingkungan pemasyarakatan dengan menggelar razia gabungan.

Kegiatan ini melibatkan Aparat Penegak Hukum (APH) yang terdiri dari unsur Kepolisian, TNI, serta Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Dumai. 

Sinergi lintas instansi tersebut menjadi langkah konkret dalam menciptakan lingkungan rutan yang bersih dari barang terlarang dan praktik penyalahgunaan narkotika.

Razia dilakukan secara menyeluruh dengan menyasar setiap kamar hunian warga binaan. Petugas gabungan tampak teliti memeriksa barang-barang milik warga binaan guna memastikan tidak adanya benda terlarang yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban.

Kepala Rutan Dumai, Enang Iskandi, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari upaya serius dalam menjaga integritas dan keamanan rutan.


"Razia ini merupakan bentuk komitmen kami dalam mewujudkan Rutan Dumai yang benar-benar bersih dari narkoba dan barang terlarang. Kami tidak ingin ada celah sedikit pun bagi masuknya barang-barang yang dapat merusak proses pembinaan," tegas Enang, Selasa, 7 April 2026.

Enang juga menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi bagian penting dalam rangkaian peringatan HBP ke-62 yang mengusung semangat pemasyarakatan yang lebih bersih dan berintegritas.

Tak hanya razia, kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan tes urine terhadap seluruh pegawai dan warga binaan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan bahwa seluruh elemen di dalam Rutan Dumai bebas dari penyalahgunaan narkotika.

"Tes urine ini kami lakukan sebagai bentuk deteksi dini sekaligus memastikan bahwa seluruh pegawai dan warga binaan benar-benar steril dari narkoba. Ini penting untuk menjaga kepercayaan publik serta mendukung program nasional pemberantasan narkotika," tambahnya.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana tertib dan kondusif. Dukungan penuh dari aparat penegak hukum turut memastikan kelancaran proses razia hingga tes urine tanpa adanya gangguan berarti.

Dengan adanya kegiatan ini, Rutan Dumai berharap dapat terus menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, bersih, dan kondusif bagi proses pembinaan warga binaan.

"Kami akan terus meningkatkan pengawasan dan memperkuat sinergi dengan berbagai pihak. Tujuan kami jelas, yakni mewujudkan pemasyarakatan yang bebas narkoba, aman, dan berintegritas," tutup Enang.