RIAU ONLINE, PEKANBARU - Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Yos Sudarso (Siak II), Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru, Minggu, 5 April 2026 sekitar pukul 20.50 WIB.
Insiden ini melibatkan sebuah mobil penumpang Daihatsu Sirion dan satu unit bus, yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia serta satu lainnya mengalami luka ringan.
Berdasarkan data yang dihimpun RIAU ONLINE, kecelakaan tersebut tergolong laka berat. Mobil Marcedez Benz Bus Pelangi nomor polisi AA 7243 OD dan Mobil Daihatsu Sirion BM 1529 JR mengalami kerusakan cukup parah di bagian depan akibat benturan keras usai kecelakaan.
Korban meninggal dunia bernama Candra Cindunata (38), seorang driver ojek online (ojol) yang merupakan pengemudi mobil Daihatsu Sirion. Ia mengalami luka serius di bagian wajah dan kepala, dan sempat dilarikan ke RSUD Arifin Achmad Pekanbaru sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
Sementara itu, penumpang Sirion bernama M. Azka (14), seorang pelajar, mengalami luka ringan berupa lecet di bagian bahu, telinga, dan lutut. Korban juga telah mendapatkan perawatan medis di rumah sakit yang sama.
Dari pihak bus, membawa sejumlah penumpang di antaranya Martinus Lajur Ginting (49) dan Amrizal (62). Namun, sopir bus yang diduga bernama Alex Ginting hingga kini belum ditemukan usai kejadian.
Peristiwa nahas ini terjadi saat kondisi cuaca hujan pada malam hari, dengan arus lalu lintas yang terpantau sedang.
Bus Pelangi yang datang dari arah selatan menuju utara diduga berusaha mendahului kendaraan di depannya. Namun saat berada di lokasi kejadian, bus tersebut bertabrakan dengan mobil Daihatsu Sirion yang datang dari arah berlawanan.
Akibat jarak yang terlalu dekat dan ruang gerak yang terbatas, tabrakan tak dapat dihindarkan hingga menyebabkan benturan keras di bagian depan kedua kendaraan.
Kasatlantas Polresta Pekanbaru, AKP Satrio Bagus Wirawicaksana, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyampaikan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kecelakaan.
"Kecelakaan ini diduga terjadi karena kendaraan bus saat mendahului tidak memiliki ruang yang cukup, sehingga bertabrakan dengan kendaraan dari arah berlawanan," ungkap AKP Satrio, Senin, 6 April 2026.
"Saat ini kasus masih dalam penanganan dan kami juga tengah mencari keberadaan pengemudi bus yang belum ditemukan," ujarnya.
Satrio mengimbau pengguna jalan untuk selalu berhati-hati, terlebih saat kondisi cuaca tidak mendukung seperti hujan yang dapat mengurangi jarak pandang dan meningkatkan risiko kecelakaan.
"Kami mengingatkan kepada pengendara agar tidak memaksakan diri saat mendahului kendaraan lain jika kondisi jalan tidak memungkinkan. Keselamatan harus menjadi prioritas utama," pungkasnya.
Polisi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengamankan sejumlah barang bukti untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

