RIAU ONLINE, PEKANBARU - Pergerakan arus mudik Lebaran 2026 di Bandara Sultan Syarif Kasim II menunjukkan tren peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
Berdasarkan data periode 13 hingga 23 Maret 2026 (H-8 hingga H+1), jumlah penumpang tercatat mencapai 125.886 orang, atau naik 5,5 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 yang berjumlah 119.369 penumpang.
Lonjakan ini terjadi seiring meningkatnya mobilitas masyarakat yang memanfaatkan transportasi udara untuk pulang ke kampung halaman maupun kembali ke kota setelah merayakan Idulfitri.
Tidak hanya jumlah penumpang, pergerakan pesawat juga mengalami peningkatan. Tercatat sebanyak 848 penerbangan dilayani selama periode tersebut, meningkat 9,6 persen dibandingkan tahun lalu yang berjumlah 774 penerbangan.
Secara rinci, peningkatan mulai terlihat sejak H-8 hingga mendekati puncak arus mudik. Pada H-7, jumlah penumpang mencapai 12.615 orang, naik dibandingkan 10.010 pada tahun sebelumnya. Tren tinggi juga berlanjut hingga H-6 dan H-5 dengan angka yang tetap stabil di atas 11 ribu penumpang per hari.
Meski sempat mengalami sedikit penurunan pada H-3 hingga H-1, pergerakan kembali meningkat pada H+1, yang mencatat lonjakan signifikan menjadi 11.799 penumpang, jauh lebih tinggi dibandingkan 9.356 pada periode yang sama tahun lalu. Hal ini menunjukkan mulai terjadinya arus balik lebih awal.
General Manager Bandara Sultan Syarif Kasim II, Achmad, menyampaikan bahwa pihak bandara telah mengantisipasi peningkatan ini dengan berbagai langkah strategis guna memastikan kelancaran operasional serta kenyamanan penumpang.
"Kami melihat adanya peningkatan yang cukup signifikan pada arus mudik tahun ini, baik dari sisi jumlah penumpang maupun pergerakan pesawat. Hal ini menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap transportasi udara," ujar Achmad, Selasa, 24 Maret 2026.
Achmad menambahkan, pihaknya bersama seluruh stakeholder telah melakukan berbagai persiapan, mulai dari penambahan personel, optimalisasi fasilitas, hingga koordinasi intensif dengan maskapai dan instansi terkait.
"Kami telah menyiagakan seluruh fasilitas dan personel selama periode angkutan Lebaran. Tujuannya agar pelayanan tetap optimal, serta memastikan keamanan dan kenyamanan bagi seluruh pengguna jasa bandara," jelasnya.
Achmad juga mengimbau kepada para penumpang untuk datang lebih awal ke bandara guna menghindari antrean serta memastikan proses check-in berjalan lancar.
"Kami mengimbau penumpang agar datang lebih awal, minimal dua hingga tiga jam sebelum keberangkatan. Selain itu, pastikan seluruh dokumen perjalanan telah lengkap agar tidak terjadi kendala di bandara," tambahnya.
Dengan tren peningkatan yang terjadi, Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru diperkirakan masih akan melayani tingginya mobilitas masyarakat pada periode arus balik dalam beberapa hari ke depan.

