RIAU ONLINE, PEKANBARU - Sebanyak 143 titik panas terdeteksi di Provinsi Riau. Berdasarkan pantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru, titik panas terbanyak ditemukan di Kabupaten Pelalawan dengan 49 titik.
Prakirawan BMKG Stasiun Pekanbaru Bella R. Adelia merincikan titik panas juga terdeteksi di Kabupaten Bengkalis dengan 37 titik, Rokan Hilir 27 titik, Kota Dumai 14 titik, Kepulauan Meranti 9 titik, Siak 3 titik, serta Indragiri Hilir dan Kampar masing-masing satu titik.
"Jumlah tersebut berdasarkan pembaruan data hingga Sabtu (14/3) pukul 23.00 WIB," katanya dalam keterangan di Pekanbaru, Minggu, 15 Maret 2026.
Jarak pandang di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru pada Minggu pagi terpantau sepanjang empat kilometer dengan kondisi kabur. Begitu juga di Bandara Japura Indragiri Hulu jarak pandangnya empat kilometer, serta di Pelalawan enam kilometer, dan Kampar tujuh kilometer.
Sementara di Pulau Sumatra terdeteksi 222 titik panas dengan Provinsi Riau yang paling banyak. Kemudian Kepulauan Riau (30), Sumatera Selatan (13), Sumatera Barat (12), Jambi (10), Kepulauan Bangka Belitung (5), Bengkulu (4), Aceh (3), Sumatera Utara dan Lampung masing-masing satu.
Sejumlah daerah di Riau telah mengalami kebakaran hutan dan lahan beberapa hari belakangan. Di Kabupaten Kampar, tim gabungan masih terus melakukan pemadaman agar api tidak meluas, mengingat lokasinya cukup dekat dengan permukiman warga.
Selain itu, kebakaran juga dilaporkan terjadi di Kecamatan Gaung, Kabupaten Indragiri Hilir, kemudian di Teluk Meranti Kabupaten Pelalawan, Tanah Putih di Rohil serta di Pulau Rupat Kabupaten Bengkalis.(ANTARA)

