Lapas Pekanbaru Libatkan Kanwil Ditjenpas, Evaluasi Program Pembinaan Warga Binaan

Sidang-TPP-Lapas-Pekanbaru.jpg
Sidang TPP Lapas Pekanbaru (Dok. Lapas Pekanbaru)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pembinaan warga binaan melalui pelaksanaan Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP).

Sidang tersebut dipimpin Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik (Kasibinadik) Lapas Pekanbaru, Ridho Kurniawan, serta diikuti jajaran pejabat struktural dan anggota Tim Pengamat Pemasyarakatan Lapas. 

Kegiatan ini juga mendapat pendampingan langsung dari Tim Pengamat Pemasyarakatan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Riau sebagai bentuk pengawasan sekaligus penguatan pelaksanaan tugas pemasyarakatan.

Dalam sidang tersebut, tim membahas dan mengevaluasi berbagai usulan program pembinaan lanjutan serta pemberian hak integrasi bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). 

Setiap usulan dikaji secara menyeluruh dengan mempertimbangkan hasil pembinaan, perubahan perilaku warga binaan, hingga kelengkapan persyaratan administratif sesuai ketentuan yang berlaku.



Kehadiran Tim TPP Kanwil Ditjenpas Riau menjadi bagian dari upaya memastikan seluruh proses pengambilan keputusan berjalan secara objektif, profesional, transparan, dan akuntabel. Dengan demikian, setiap rekomendasi yang dihasilkan benar-benar didasarkan pada hasil evaluasi yang komprehensif.

Ridho Kurniawan, menegaskan bahwa Sidang TPP bukan sekadar agenda administratif, melainkan tahapan penting dalam menentukan arah pembinaan warga binaan agar siap kembali ke tengah masyarakat.

"Sidang TPP bukan hanya memenuhi tahapan administrasi, tetapi merupakan proses evaluasi yang menentukan arah pembinaan warga binaan".

"Setiap keputusan harus diambil secara objektif, profesional, dan dapat dipertanggungjawabkan agar tujuan pemasyarakatan, yaitu membentuk warga binaan yang siap kembali ke tengah masyarakat, dapat terwujud," ujar Ridho.

Menurutnya, proses evaluasi yang dilakukan secara menyeluruh akan menghasilkan rekomendasi yang berkualitas, sehingga hak-hak warga binaan dapat diberikan secara tepat sesuai dengan perkembangan pembinaan yang telah dijalani.

Melalui pelaksanaan Sidang TPP yang melibatkan Tim Kanwil Ditjenpas Riau, Lapas Kelas IIA Pekanbaru berharap kualitas pembinaan terus meningkat.

*Sinergi tersebut menjadi bagian dari upaya mewujudkan sistem pemasyarakatan yang profesional, transparan, berkeadilan, serta mampu mempersiapkan warga binaan menjadi pribadi yang produktif, mandiri, dan taat hukum saat kembali ke lingkungan masyarakat," pungkasnya.