RIAU ONLINE, SEMARANG - PSPS Pekanbaru harus mengawali perjalanan di kompetisi Championship 2026/2027 dengan hasil kurang maksimal. Bertandang ke Stadion Jatidiri, Semarang, Askar Bertuah harus mengakui keunggulan tuan rumah PSIS Semarang dengan skor tipis 1-2, Jumat, 11 September 2026 pukul 19.00 WIB.
Sejak peluit babak pertama dibunyikan, PSIS Semarang yang tampil di hadapan pendukungnya sendiri langsung berusaha mengambil inisiatif serangan sejak menit awal.
Tim berjuluk Laskar Mahesa Jenar tersebut mencoba menekan pertahanan PSPS melalui permainan dari sisi sayap maupun bola-bola mati. Tekanan tuan rumah akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-27.
Berawal dari situasi sepak pojok, Muhammad Akbar Arjunsyah berhasil memanfaatkan peluang dengan sundulan. Bola hasil tandukannya gagal diantisipasi dengan sempurna oleh penjaga gawang PSPS, Dicky Agung S. PSIS pun membuka keunggulan 1-0 atas PSPS Pekanbaru.
Tertinggal satu gol membuat PSPS Pekanbaru tidak tinggal diam. Pasukan yang dipimpin pelatih Akhyar Ilyas tersebut mulai meningkatkan intensitas serangan.
PSPS berusaha membangun serangan dari lini tengah dan beberapa kali mengancam pertahanan PSIS. Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil menjelang turun minum.
PSPS mendapatkan peluang melalui situasi bola mati. Antonio Augusto Gamaroni berhasil menyambut bola dengan tandukan kepala dan mengarahkannya ke gawang PSIS pada menit ke 45+2.
Gol tersebut membuat kedudukan berubah menjadi imbang 1-1. Skor imbang bertahan hingga babak pertama berakhir.
Memasuki babak kedua, pertandingan semakin terbuka. PSIS kembali mengambil inisiatif untuk menguasai permainan, sementara PSPS berusaha mengandalkan serangan balik dan situasi set piece untuk membongkar pertahanan tuan rumah.
Pada menit ke-52, PSIS mendapatkan peluang melalui pemain mudanya, Amirul Amin. Ia mencoba melepaskan tembakan dari luar kotak penalti, tetapi bola masih melebar dari sasaran.
Beberapa menit kemudian, PSIS kembali berhasil menciptakan peluang berbahaya.
Pada menit ke-60, Komang Tri Arta sempat menjebol gawang PSPS melalui sebuah sontekan. Namun, gol tersebut dianulir wasit karena dianggap telah terjadi pelanggaran terlebih dahulu.
PSPS kemudian mendapat kesempatan membalas. Satu menit berselang, tim tamu memperoleh peluang melalui situasi bola mati. Namun, kesempatan tersebut belum mampu menghasilkan gol setelah penjaga gawang PSIS, Rizky Darmawan, melakukan penyelamatan.
Serangan demi serangan dilancarkan Laskar Mahesa Jenar ke lini pertahanan PSPS. Meski sempat mendapat perlawanan ketat, tuan rumah akhirnya kembali menemukan celah pada menit ke-73.
Pemain pengganti Lorensius Amanat Sabda menjadi pembeda. Ia berhasil mencetak gol melalui sontekan yang diarahkan ke tiang jauh. Bola gagal dibendung Dicky Agung sehingga PSIS kembali unggul 2-1.
PSPS mencoba mengejar ketertinggalan pada sisa waktu pertandingan. Hingga peluit akhir dibunyikan, tim tamu PSPS Pekanbaru harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor tipis 2-1.
Bagi PSPS, kekalahan tersebut menjadi pekerjaan rumah pada laga-laga berikutnya.
Meski gagal membawa pulang poin dari Semarang, permainan PSPS menunjukkan perlawanan yang cukup ketat, terutama setelah mampu menyamakan kedudukan pada penghujung babak pertama.
Susunan pemain kedua tim:
PSIS Semarang: M Rizky Darmawan (Kiper), Dery Antony Corfe, Jonathan Ezequiel Bustos, M Abduh Lestaluhu, M Akbar Arjunsyah, Fitra Ridwan, Krisna Sulistia, Komang Tri Arta (Kapten), Amirul Amin, Rafael de Sa Rodriguez, Andy Setyo Nugroho
Pelatih: Widodo Cahyono Putro
PSPS Pekanbaru: Dicky Agung S (Kiper), Misbakus Solihin, Luiz Henrique S Motta, Muhammad Revan, Matheus Henrique, Antonio Augusto Gamaroni, M Ikhsan Kusuma, M Reza, Asir Aziz, Alfin Tuasalamony (Kapten), Dimas Wicaksono P Rahman.
Pelatih: Akhyar Ilyas

