Pekanbaru Bersiap Jadi Tuan GCMC IMT-GT ke-9, Bidik Peluang Investasi Tiga Negara

Wako-Wawako-saat-HUT-Pekanbaru.jpg
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho, didampini Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar. (Herianto Wibowo/RIAU ONLINE)

RIAU ONLINE, PEKANBARU – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terus mematangkan seluruh persiapan menjelang pelaksanaan Pertemuan Green Cities Mayor Council (GCMC) Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) ke-9 yang akan digelar pada 4–7 Agustus 2026.

Ajang internasional tersebut diharapkan tidak hanya berjalan sukses, tetapi juga menjadi momentum untuk menggerakkan perekonomian daerah, memperkuat sektor pariwisata, serta membuka peluang investasi.

Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, mengatakan berbagai persiapan terus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari lokasi kegiatan, alur persidangan, pengamanan, hingga pelayanan bagi para delegasi dari Indonesia, Malaysia, dan Thailand.

“Menjelang kedatangan delegasi dari tiga negara dan teman-teman pemerintahan daerah lain pada pertemuan GCMC IMT-GT ke-9, persiapan terus kita matangkan,” ujar Agung, Selasa 28 Juli 2026.

Menurut Agung, pertemuan yang akan dihadiri puluhan kepala daerah dan pimpinan kota dari tiga negara tersebut menjadi kesempatan besar bagi Pekanbaru untuk menunjukkan kapasitasnya sebagai tuan rumah agenda bertaraf internasional.

“Forum internasional yang menghadirkan puluhan kepala daerah dan pimpinan kota dari Indonesia, Malaysia, dan Thailand ini adalah panggung besar bagi kota kita. Saya menekankan kesiapan di seluruh sektor, mulai dari lokasi, alur persidangan, pengamanan, fasilitas penunjang hingga penyambutan tamu internasional,” katanya.



Untuk memastikan seluruh rangkaian acara berjalan lancar, Agung menginstruksikan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dan pihak terkait bekerja maksimal sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing. Persiapan meliputi aspek transportasi, akomodasi, keamanan, hingga pelayanan bagi seluruh delegasi.

Ia menegaskan, penyelenggaraan GCMC IMT-GT ke-9 harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, tidak hanya dari sisi citra daerah, tetapi juga dampak ekonomi.

“Selain membawa nama baik daerah di kancah internasional, kita ingin ajang ini menjadi pemicu pergerakan ekonomi lokal, UMKM, serta sektor pariwisata,” ungkapnya.

Sebagai tuan rumah, Pekanbaru akan menerima kedatangan delegasi dari puluhan pemerintah kota dan kabupaten di Indonesia, Malaysia, serta Thailand. Forum tersebut juga akan diikuti sejumlah organisasi internasional yang bergerak di bidang pembangunan kota berkelanjutan.

Pada kesempatan itu, Agung Nugroho juga mendapat kepercayaan untuk memimpin jalannya sidang sebagai Ketua Pertemuan GCMC IMT-GT ke-9. Menurutnya, amanah tersebut merupakan kehormatan bagi Kota Pekanbaru sekaligus Indonesia di tingkat regional.

Selain menjadi lokasi penyelenggaraan forum, Pemko Pekanbaru akan memanfaatkan momentum tersebut untuk memperkenalkan berbagai program unggulan daerah, di antaranya pengembangan Green City, peningkatan pelayanan publik, pengelolaan lingkungan, ekonomi hijau, serta berbagai peluang investasi.

Selama berada di Pekanbaru, para delegasi dijadwalkan mengikuti seminar internasional, mengunjungi Sekolah Hijau, Bank Sampah, proyek Green City Pekanbaru, hingga menikmati kekayaan budaya Melayu melalui jamuan gala dinner di Rumah Singgah Tuan Kadi.

Agung berharap penyelenggaraan GCMC IMT-GT ke-9 mampu memperluas kerja sama antardaerah dan antarnegara di berbagai sektor, seperti investasi, perdagangan, lingkungan, pendidikan, teknologi, hingga pengembangan sumber daya manusia, yang pada akhirnya memberikan manfaat jangka panjang bagi kemajuan Kota Pekanbaru.