Beri Dukungan ke Abdul Wahid, Alnofiandri Dinar Sebut UAS Siap Jadi Saksi di Pengadilan

Abdul-Wahid-dipindahkan-ke-rutan-pekanbaru.jpg
Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid saat dipindahkan ke Rutan Pekanbaru, Rabu, 11 Maret 2026. (DEFRI CANDRA/RIAU ONLINE)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Ustaz Alnofiandri Dinar menyampaikan dukungan langsung saat menyambut ketibaan Abdul Wahid di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru pada Rabu, 11 Maret 2026.

Menurutnya, Abdul Wahid layak mendapat dukungan dari masyarakat Riau karena diyakini tidak bersalah.

"Kita sebagai warga Riau, yakin Abdul Wahid tidak bersalah. Dari segi hukum, menurut pengacara, Abdul Wahid kuat tidak bersalah," tutur Alnof.

Alnof berharap masyarakat bersama-sama mengawal kasus dugaan korupsi di lingkungan Pemprov Riau oleh Abdul Wahid cs. Dirinya juga berharap agar proses peradilan terhadap Gubernur Riau non aktif tersebut berjalan secara terbuka dan transparan.

"Dan beliau siap membuka semua HP-nya untuk diperdengarkan kepada publik. Oleh karena itu, pengadilan ini kita kawal bersama, kita hadir bersama, kita lihat langsung, sehingga kita tidak dapat berita dari orang lain," ungkapnya.


Alnof mengajak masyarakat Riau untuk beramai-ramai nantinya menjadi saksi di pengadilan, sebagai wujud dukungan dan pengawalan terhadap proses hukum yang dihadapi Abdul Wahid tersebut.

"Orang Riau juga menjaga marwahnya, kalau Abdul Wahid tidak bersalah maka ini Marwah orang Riau akan bisa dipastikan dengan tidak bersalahnya Abdul Wahid," kata Alnof.

Dirinya menyebut bahwa saat ini pihaknya tengah menyiapkan pertemuan antara Abdul Wahid dengan tuan Guru Ustaz Abdul Somad (UAS) di Rutan Sialang Bungkuk.

"UAS sedang mempersiapkan diri untuk bertemu dengan pak Abdul Wahid di Rutan dengan waktu yang disediakan oleh pihak Rutan," ujarnya.

Alnof menambahkan, UAS juga siap menjadi saksi di persidangan Abdul Wahid cs.

"Maka kami akan mencari waktu untuk berjumpa langsung, diskusi langsung, termasuk nanti beliau bersiap untuk menjadi saksi jika diperlukan sebagai saksi di pengadilan," pungkasnya.