RIAU ONLINE, PEKANBARU - UIN Suska Riau berkomitmen memprioritaskan pembangunan fasilitas kampus dan transparansi anggarannya sesuai dengan aturan hukum yang berlaku. Hal ini sebagai respon UIN Suska dalam menghadapi pengaduan masyarakat ke aparat penegak hukum.
Rektor UIN Suska Riau Prof Leny Nofianti, menyampaikan pihaknya juga sudah membentuk tim khusus untuk menjalankan komitmen tersebut.
"Tim sudah mulai bekerja. Jika memang ditemukan adanya penyimpangan, maka Rektor akan melakukan tindakan sesuai dengan kewenangan yang dimiliki," ujarnya, Sabtu, 21 Februari 2026.
Ia menjelaskan, pihaknya juga turut prihatin dengan dugaan pelanggaran hukum disaat UIN Suska Riau secara kolektif kolegial sedang mengakselerasi Good University Governance di lingkungan UIN Suska Riau.
"Sejak blokir anggaran dibuka pada September 2025, selama tiga bulan kami bekerja keras merealisasikan anggaran. Dengan waktu singkat, kami prioritaskan sarana prasarana untuk mahasiswa," jelasnya.
Ia menjelaskan, semua penggunaan anggaran di UIN Suska Riau diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Pihaknya pun mempertanyakan apa maksud pengaduan hukum tersebut disaat proses audit juga belum selesai.
"Kami menjalankan kepatuhan dalam transparansi penggunaan anggaran. Penggunaan anggaran 2025 masih menunggu hasil audit oleh KAP dan proses audit BPK," jelasnya.
Meskipun demikian, ia menyatakan UIN Suska Riau terbuka atas setiap permintaan informasi kepada publik sesuai aturan yang berlaku.
"Kita terbuka terhadap permintaan informasi selama sesuai dengan regulasi keterbukaan informasi publik. Jika stakeholders membutuhkan informasi dapat menghubungi PPID,” tegasnya.
Lebih lanjut, menurutnya tahun 2026 UIN Suska Riau berkomitmen melakukan langkah nyata untuk peningkatan pelayanan mahasiswa dan reputasi akademik, salah satunya pendirian fakultas kedokteran. Selain itu, juga memproses penyelesaian gedung yang mangkrak dengan Kementerian Pekerjaan Umum.
"Kami komitmen menjalankan tata kelola yang akuntabel, transparan, dan memprioritaskan mutu akademik," pungkasnya.

