Ambisi Besar PSPS Pekanbaru Taklukkan Fase Krusial Putaran Ketiga Liga 2 Indonesia

Heroik-Sumsel-United-Pecundangi-PSPS-Meski-Tampil-dengan-10-Pemain.jpg
Tim PSPS Pekanbaru saat menghdapi Sumsel United di Stadion Jakabaring, Palembang, Sabtu 10 Januari 2026. (Dok. PSPS Pekanbaru)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Klub kebanggaan masyarakat Riau, PSPS Pekanbaru, kini menatap jalan terjal namun penuh harapan dalam lanjutan putaran ketiga Liga 2 Indonesia. Skuad besutan Aji Santoso tersebut dituntut untuk mempertahankan konsistensi tingkat tinggi guna mengamankan posisi di papan atas klasemen. 

Ujian pertama yang harus dilewati tim berjuluk Askar Bertuah ini adalah laga tandang yang diprediksi akan menguras energi di markas Persiraja Banda Aceh pada Sabtu, 14 Februari 2026. Bermain di Stadion H. Dimurthala yang dikenal angker bagi tim tamu, PSPS harus menunjukkan mental baja demi mencuri poin di Tanah Rencong.

Tak berhenti di situ, tantangan luar kandang berlanjut saat PSPS harus terbang ke Banten untuk menghadapi Adhyaksa FC pada 20 Februari 2026. Dua laga tandang secara maraton ini akan menjadi tolok ukur kesiapan fisik dan kedalaman skuad sebelum mereka kembali ke rumah sendiri. 

Atmosfer Stadion Kaharuddin Nasution dipastikan akan kembali membara saat PSPS menjamu Garudayaksa FC pada Sabtu, 28 Februari 2026, yang sekaligus menjadi momentum penting untuk mendulang poin penuh di hadapan pendukung setia mereka.


Setelah melewati jeda di awal Maret, tensi pertandingan kembali memuncak saat duel klasik Sumatera melawan PSMS Medan tersaji di Sumatera Utara Main Stadium pada 28 Maret 2026. Pertemuan dua tim bersejarah ini diyakini akan menjadi salah satu laga paling menyedot perhatian di kancah sepak bola Sumatera musim ini. 

Perjalanan PSPS kemudian berlanjut dengan menghadapi Sriwijaya FC di di Stadion Patriot Chandrabaga, Bekasi, pada 3 April 2026, sebelum akhirnya mereka mendapatkan keuntungan besar berupa tiga laga kandang berturut-turut di Pekanbaru.

Tiga laga April melawan Persikad Depok, Persekat Tegal, dan Sumsel United dipandang sebagai fase paling menentukan bagi nasib PSPS Pekanbaru. 

Bermain di depan publik sendiri memberikan peluang besar bagi sang pelatih, Aji Santoso, untuk memaksimalkan strategi dan memastikan tiket ke tahap selanjutnya sebelum menutup rangkaian putaran ketiga melawan FC Bekasi City pada Mei mendatang. 

Dukungan penuh dari masyarakat Riau kini menjadi elemen krusial yang diharapkan mampu membakar semangat para pemain untuk terus mengharumkan nama Bumi Lancang Kuning di panggung nasional.