RIAU ONLINE, PEKANBARU - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD Damkar) Riau, M Edy Afrizal menjelaskan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sudah terjadi di 14 titik yang tersebar di 6 kabupaten/kota di Riau. Hal ini menunjukkan musim hujan akan segera berakhir dan berganti menjadi musim kemarau.
Ia menjelaskan, 14 titik Karhutla itu diantaranya di Kabupaten Kampar 2 titik, Kabupaten Bengkalis 2 titik, dan Kepulauan Meranti 3 titik. Kemudian di Kabupaten Indragiri Hilir 1 titik, Kota Pekanbaru 4 titik dan Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) 1 titik.
"Tetapi, Alhamdulillah semua sudah berhasil dipadamkan. Sekarang sedang proses pendinginan di lokasi," ujarnya, Selasa, 27 Januari 2026.
"Total spot yang terbakar dari total 14 titik itu juga kecil," ungkapnya.
Meski karhutla sudah mulai terjadi, Edy mengatakan saat ini pihaknya belum berencana membentuk status Siaga Darurat Karhutla. Provinsi Riau juga belum mencabut status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi.
"Status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi kita masih berlangsung sampai 31 Januari. Terkait Karhutla dan penetapan status Siaga Darurat Karhutla, kita akan mengamati terlebih dahulu kondisinya," pungkasnya.

