RIAU ONLINE, PEKANBARU - Setelah sempat mengalami kekosongan selama beberapa bulan, dua jabatan strategis di Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru akhirnya resmi terisi.
Kepala Kejari Pekanbaru, Silpia Rosalina, melantik dan mengambil sumpah jabatan Rein Lesmana Musri sebagai Kepala Sub Bagian Pembinaan (Kasubagbin) serta Mey Ziko sebagai Kepala Seksi Intelijen, Kamis, 22 Januari 2026.
Sebelumnya kedua posisi penting tersebut hanya dijabat oleh pelaksana tugas (Plt). Pengisian jabatan ini merupakan bagian dari kebijakan mutasi, rotasi, dan promosi di lingkungan Kejaksaan dalam rangka meningkatkan efektivitas kinerja institusi.
Rein Lesmana Musri yang kini dipercaya mengemban tugas sebagai Kasubagbin sebelumnya menjabat sebagai Kasi Tindak Pidana Umum (Pidum) Kejari Natuna. Ia menggantikan Sumriadi yang mendapat promosi sebagai Koordinator di Kejaksaan Tinggi Aceh.
Sementara itu, jabatan Kasi Intelijen yang memiliki peran vital dalam pengumpulan informasi, pengamanan kebijakan, serta deteksi dini persoalan hukum kini diemban oleh Mey Ziko.
Sebelumnya, ia menjabat sebagai Kasi Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) Kejari Muaro Jambi, menggantikan Effendy Zarkasyi yang dipromosikan sebagai Koordinator di Kejati Bangka Belitung.
Kajari Pekanbaru Silpia Rosalina menegaskan bahwa jabatan yang diemban para pejabat baru bukan sekadar simbol kepercayaan pimpinan, melainkan amanah besar yang menuntut tanggung jawab moral dan profesional.
"Pejabat yang dilantik hari ini adalah insan Adhyaksa terpilih yang telah melalui proses evaluasi dan penilaian secara objektif. Jabatan ini merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh integritas, profesionalisme, dan rasa tanggung jawab," tegas Silpia.
Jaksa wanita bergelar doktor tersebut juga menekankan pentingnya peran Kasubag Pembinaan dan Kasi Intelijen sebagai penggerak utama organisasi dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi Kejaksaan, khususnya di wilayah hukum Kejari Pekanbaru.
"Saya berharap pejabat yang baru dilantik mampu menciptakan iklim kerja yang profesional dan berintegritas, serta menjadi teladan dalam etika, moral, dan loyalitas terhadap institusi. Penegakan hukum harus dilakukan secara adil dan berwibawa dengan tetap menjaga kepercayaan publik," jelasnya.
Selain itu, Silpia meminta agar Rein Lesmana Musri dan Mey Ziko segera menyesuaikan diri dengan dinamika kerja dan karakteristik wilayah hukum Pekanbaru, sekaligus memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan.
"Semakin tinggi jabatan, semakin besar pula amanah yang harus dipertanggungjawabkan, tidak hanya kepada institusi dan masyarakat, tetapi juga kepada Tuhan Yang Maha Esa," tambah mantan Asisten Tindak Pidana Umum (Aspidum) Kejati Riau tersebut.
Pelantikan ini turut dihadiri para kepala seksi, pejabat struktural, jaksa, pegawai tata usaha, serta Ketua Ikatan Adhyaksa Dharma Karini beserta jajaran pengurus.
Silpia Rosalina berharap pejabat yang baru dilantik mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas pelayanan hukum sekaligus menjaga marwah Kejaksaan.
"Mari kita jaga integritas bersama agar Kejaksaan semakin dihormati dan dipercaya oleh masyarakat," pungkasnya.

