Kurangi Kejenuhan, Ratusan Warga Binaan Lapas Pekanbaru Gelar Senam Bersama

Kurangi-Kejenuhan-Ratusan-Warga-Binaan-Lapas-Pekanbaru-Gelar-Senam-Bersama.jpg
Warga binaan Lapas Kelas IIA Pekanbaru melaksanakan senam pagi di lapangan olahraga Lapas Pekanbaru, Sabtu, 17 Januari 2026. (Dok. Lapas Kelas IIA Pekanbaru)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru secara konsisten melaksanakan kegiatan senam pagi bagi warga binaan sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan jasmani sekaligus membangun suasana pembinaan yang positif di lapangan olahraga Lapas Pekanbaru, Sabtu, 17 Januari 2026. 

Ratusan warga binaan dari berbagai blok hunian tampak antusias mengikuti rangkaian gerakan senam yang dipandu oleh instruktur. Dengan iringan musik dan gerakan yang sederhana serta mudah diikuti, kegiatan ini memungkinkan seluruh peserta berolahraga dengan aman, tertib, dan nyaman di bawah pengawasan langsung petugas pemasyarakatan.

Selain berfungsi untuk meningkatkan kebugaran fisik, senam pagi juga menjadi sarana penyegaran mental bagi warga binaan.  Aktivitas ini membantu mengurangi kejenuhan selama menjalani masa pidana, sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan, sportivitas, dan interaksi positif di dalam lingkungan Lapas.

Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, melalui Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik, Angky Setyo Andrianto, menyampaikan bahwa olahraga rutin merupakan bagian penting dari program pembinaan kepribadian. 


Menurutnya, kegiatan fisik seperti senam pagi tidak hanya berdampak pada kesehatan tubuh, tetapi juga berperan dalam membentuk karakter, meningkatkan kedisiplinan, serta menanamkan pola hidup sehat bagi warga binaan.

"Melalui kegiatan olahraga yang terjadwal, kami berharap warga binaan dapat memiliki kondisi fisik yang prima dan mental yang lebih positif, sehingga proses pembinaan dapat berjalan secara optimal," singkat Angky.

Dengan pelaksanaan senam pagi secara rutin, Lapas Kelas IIA Pekanbaru menegaskan komitmennya dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang sehat, aman, dan humanis. 

Upaya ini diharapkan mampu mendukung proses pembinaan warga binaan agar kelak siap kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik dan produktif.