Menang 5-2 Lawan Sriwijaya FC, PSPS Pekanbaru Masih Tertahan di Posisi 8

Menang-5-2-Lawan-Sriwijaya-FC-PSPS-Pekanbaru-Masih-Tertahan-di-Posisi-8.jpg
Tim PSPS Pekanbaru saat menghadapi Sriwijaya FC di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Sumatera Selatan, Minggu, 4 Januari 2025. (Instagram/PSPS Pekanbaru)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - PSPS Pekanbaru akhirnya memutus tren negatif dengan meraih kemenangan meyakinkan pada lanjutan Liga Championship 2025/2026.

Bermain sebagai tim tamu, skuad berjuluk Askar Bertuah sukses menundukkan tuan rumah Sriwijaya FC dengan skor telak 5-2 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Sumatera Selatan, Minggu, 4 Januari 2025 pukul 15.30 WIB.

Kemenangan tersebut memastikan PSPS membawa pulang tiga poin penting dari Palembang. Meski demikian, tambahan 3 poin itu belum mampu mengangkat posisi PSPS di tangga Klasemen dan tertahan di posisi 8 dengan raihan 17 poin.

Sementara itu, Sriwijaya FC kian terpuruk di dasar klasemen, berada di peringkat ke-10 dengan raihan dua poin.

Babak pertama

Pertandingan berjalan cukup ketat di awal babak pertama. Sriwijaya FC yang bermain di hadapan pendukung sendiri tampil agresif sejak menit awal. Usaha Laskar Wong Kito membuahkan hasil pada menit ke-14, saat Arya M berhasil memanfaatkan celah di lini belakang PSPS dan menjebol gawang tim tamu. Gol tersebut membuat Sriwijaya unggul lebih dulu dengan skor 1-0.

Tertinggal lebih dahulu tidak membuat PSPS panik. Anak asuh Aji Santoso justru mulai meningkatkan intensitas serangan dan mengambil alih penguasaan bola. Tekanan PSPS akhirnya berbuah hasil pada menit ke-27. Ilham Fathoni dijatuhkan di kotak penalti Sriwijaya, dan wasit tanpa ragu menunjuk titik putih.

Ilham yang maju sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya dengan sempurna dan menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Setelah gol tersebut, PSPS semakin percaya diri. Serangan demi serangan dilancarkan ke jantung pertahanan Sriwijaya. Menjelang akhir babak pertama, PSPS berhasil membalikkan keadaan.


Alfin Tuasaloni mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan bola rebound hasil tepisan kiper Sriwijaya, Zaenuri. Skor pun berubah menjadi 1-2 untuk keunggulan PSPS.

Keuntungan PSPS bertambah pada menit ke-43. Sriwijaya harus bermain dengan 10 orang setelah Ardiansyah diganjar kartu kuning kedua yang berujung kartu merah.

Hingga turun minum, skor 1-2 tetap bertahan.

Memasuki babak kedua, PSPS tampil semakin dominan. Unggul jumlah pemain dan skor membuat permainan Askar Bertuah lebih leluasa. Hasilnya, gol ketiga PSPS tercipta pada menit ke-50 melalui Asir Asiz, yang menuntaskan skema serangan cepat. Skor melebar menjadi 1-3.

Tekanan PSPS belum berhenti. Pada menit ke-64, Nugroho Santoso mencetak gol spektakuler lewat tendangan keras dari luar kotak penalti yang tak mampu dihalau kiper Sriwijaya. Gol tersebut mengubah skor menjadi 1-4 dan semakin memupus harapan tuan rumah.

PSPS kembali menambah penderitaan Sriwijaya pada menit ke-81. Yudhi Aditya mencetak gol kelima PSPS sekaligus mengunci kemenangan tim tamu dengan skor 1-5.

Setelah unggul jauh, PSPS sedikit menurunkan tempo permainan. Situasi itu dimanfaatkan Sriwijaya FC untuk mencetak gol hiburan. Pada menit ke-87, Sutan Zico berhasil menjebol gawang PSPS dan mengubah skor menjadi 2-5.

Hingga peluit panjang dibunyikan wasit, skor tersebut tetap bertahan untuk kemenangan PSPS Pekanbaru.

Pelatih PSPS Pekanbaru, Aji Santoso, mengaku bersyukur atas kemenangan penting yang diraih anak asuhnya. Menurutnya, hasil positif di laga tandang ini akan menjadi modal evaluasi untuk menghadapi pertandingan selanjutnya.

"Tentunya kami sangat mensyukuri kemenangan ini. Alhamdulillah, kami bisa mendapatkan tiga poin di laga away," ujar Aji usai pertandingan.

Ia menambahkan, kemenangan tersebut tidak membuat timnya lengah. PSPS masih harus melakukan pembenahan mengingat laga berikutnya kembali dijalani di kandang lawan.

"Kemenangan away ini akan menjadi bahan evaluasi kami untuk menghadapi Sumsel United nanti. Kami kembali bermain tandang, jadi persiapan harus lebih matang," jelasnya.

Aji Santoso juga memberikan apresiasi kepada pelatih Sriwijaya FC, Budi Sudarsono. Ia menilai situasi yang dihadapi Sriwijaya saat ini tidaklah mudah, terutama dengan berbagai keterbatasan yang ada.

"Saya mengikuti perkembangan Sriwijaya FC. Saya tahu betul betapa berat situasi yang dihadapi coach Budi Sudarsono. Dia sangat sabar menghadapi kondisi seperti ini, dan itu patut diapresiasi,” pungkas Aji.