RIAU ONLINE, PEKANBARU - Ruang Tumbuh Menuju Jannah (Rumah) Inspiration berkolaborasi dengan Rumah Inspirasi dan Rumah Berkisah, menggelar Kelas Literasi dengan tema "Menulis Cerita Anak Selezat Cokelat" di Kota Pekanbaru, Rabu 24 Desember 2025.
Inisiator sekaligus Ketua Panitia Kelas Literasi Doried Eka Septayani, mengatakan agenda ini digelar dalam rangka mengisi masa liburan anak-anak sekolah, sehingga mereka dapat tetap berkarya dan meningkatkan kreativitas dan inovasinya.
"Acara ini diikuti oleh 32 anak-anak mulai dari usia 5 tahun sampai 14 tahun. Baik dari Kota Pekanbaru maupun dari luar Kota Pekanbaru," ujarnya.
Dalam agenda ini, hadir juga sejumlah narasumber yang memberikan materi dan mendampingi acara. Diantaranya Kak Sugiarti dari Forum Lingkar Pena (FLP) Pusat, Aliffia Azzahra Hayati selaku Duta Baca Pekanbaru 2024, dan Khanza Adiba Azzahra yang sudah 23 kali meraih Juara Mewarnai.
Sebelum para peserta memulai kreatifitasnya, para narasumber menyampaikan beberapa cerita untuk dinikmati.
Duta Baca Pekanbaru, Aliffia menyampaikan kisah dengan metode "read Aloud" atau membaca nyaring dengan teknik seru. Sejumlah peserta juga diminta membaca kembali dengan melakukan teknik yang sama dan hasilnya banyak anak usia 5 tahun yang sangat antusias.
"Semakin menarik acara juga dipandu Master Ceremony kak Tengku Ghaida yang pernah terpilih sebagai Duta Persada Nusantara," jelasnya.
Menurutnya, Kelas Literasi yang terbagi menjadi jelas menulis dan mewarnai ini diikuti dengan antusiasme tinggi dari para peserta. Para peserta juga tampak saling akrab dan bermain dengan riang saat pertemuan makan siang dan istirahat.
Disamping itu, tidak hanya mencoba menikmati suasana acara, Ketua Panitia Doried Eka juga mengulik rasa kepedulian para peserta terhadap bencana alam yang terjadi di Provinsi Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat.
Hasil karya para peserta pun tampak menakjubkan dengan rasa empati yang cukup dalam kepada sesama.
Cenderamata diberikan kepada 5 peserta terpilih, yakni kategori peserta perdana mendaftar, berbakat, fokus, tulisan cerita terbanyak lebih dari 4 halaman, sampai ide cerita yang sangat mencerahkan yaitu tema Palestina.
"Atas tulisan tersebut, panitia memberikan pesan tagline "Tuliskan jejak karyamu yang menginspirasi" dengan harapan agar karya ananda terus terpupuk sampai bermekaran menjadi karya dimulai dari kelas literasi yang mengunyahnya selezat coklat," pungkasnya.

