Siaga Dini, Gegana Brimobda Riau Latih Siswa Deteksi Benda Mencurigakan

Komandan-Detasemen-Gegana-Sat-Brimob-Polda-Riau-AKBP-Franky-Tambunan.jpg
Komandan Detasemen Gegana Sat Brimob Polda Riau, AKBP Franky Tambunan memberikan edukasi keamanan kepada para siswa SDN 99 Pekanbaru. (DEFRI CANDRA/RIAU ONLINE)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap keamanan dan potensi ancaman di lingkungan sekitar terus digencarkan Sat Brimob Polda Riau. 

Komandan Detasemen Gegana Sat Brimob Polda Riau, AKBP Franky Tambunan turun langsung memberikan edukasi keamanan kepada para siswa Sekolah Dasar Negeri 99 Pekanbaru.

Dalam agenda sosialisasi tersebut, para siswa diperkenalkan tentang cara mendeteksi dan merespons ancaman bom, serta pengenalan materi mengenai bahaya Kimia, Biologi, Radioaktif, dan Nuklir (KBRN). 

AKBP Franky Tambunan menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari Proyek Perubahan (Proper) yang ia jalankan dalam rangka Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II. 

Program tersebut bertujuan menanamkan kesadaran preventif sejak dini agar masyarakat dapat lebih siap dan sigap ketika menghadapi situasi darurat.


"Edukasi keamanan harus dimulai dari usia muda. Anak-anak perlu tahu apa yang harus dilakukan jika menemukan benda mencurigakan. Mereka tidak boleh panik, tidak menyentuh, dan segera melaporkan ke guru atau pihak berwenang," ujar AKBP Franky Tambunan, Senin, 1 Desember 2025.

Franky menegaskan bahwa kesadaran dasar terhadap lingkungan sekitar merupakan langkah awal dalam membangun generasi yang kompeten dan tangguh menghadapi ancaman keamanan modern.

"Pengetahuan dasar seperti ini akan membuat mereka lebih waspada dan peduli lingkungan. Generasi muda harus dibentuk menjadi pribadi yang sigap, berani, dan terlatih dalam menghadapi situasi tidak biasa," tambahnya.

Kegiatan edukasi keamanan ini menjadi bukti nyata komitmen Brimob Riau dalam mendekatkan diri kepada masyarakat dan memberikan kontribusi nyata melalui edukasi yang berkelanjutan. 

Terlebih di era yang penuh tantangan, kesadaran publik terhadap ancaman keamanan menjadi sangat penting, termasuk bagi anak-anak yang merupakan aset masa depan bangsa.

"Diharapkan pelajar mampu menjadi agen informasi yang baik bagi teman, keluarga, dan masyarakat sekitarnya dalam menjaga keamanan serta menciptakan lingkungan yang aman dan tertib," tutupnya.