PMI Riau Siapkan Relawan dan Logistik untuk Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatra

PMI-Riau-Siapkan-Relawan-dan-Logistik-untuk-Bantu-Korban-Banjir-dan-Longsor-Sumatra.jpg
PMI Riau Siapkan Relawan dan Logistik untuk Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatra (Istimewa)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Riau membuka posko bantuan kemanusiaan untuk korban terdampak banjir, longsor dan bencana hidrometeorologi yang melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat dalam sepekan terakhir.

Posko tersebut mulai menerima berbagai bentuk bantuan dari masyarakat Riau, mulai dari donasi uang, logistik, hingga kebutuhan pangan.

Ketua PMI Riau, dr. Maal Abror mengatakan pihaknya saat ini tengah melakukan pengumpulan bantuan sekaligus pembentukan tim relawan yang akan diturunkan ke lokasi bencana.

“Untuk saat ini, PMI Riau masih dalam tahap mengumpulkan bantuan dan membentuk tim relawan yang akan kita turunkan ke daerah terdampak. Kita juga sudah menghimbau 12 PMI kabupaten/kota di Riau untuk ikut berkoordinasi dan berkontribusi,” ujar dr Abror kepada Riau Online Senin 1 Desember 2025.

Ia menjelaskan, PMI Riau telah mengaktifkan posko bencana untuk memfasilitasi masyarakat yang ingin menyalurkan donasi.


Bantuan yang masuk nantinya akan dikirimkan langsung ke wilayah terdampak bencana di tiga provinsi tersebut, di mana ribuan warga masih mengungsi akibat banjir bandang, tanah longsor, dan kerusakan infrastruktur yang terjadi secara luas.

“Masyarakat Riau yang ingin menyalurkan donasinya bisa mengirimkan ke nomor rekening 1921516942 atas nama Donasi Kemanusiaan PMI Provinsi Riau atau menghubungi nomor 0812-6234-1144,” jelasnya.

Sebagai bentuk kesiapsiagaan, PMI Riau juga menurunkan sejumlah armada pendukung.

“Kita juga turunkan unit mobil tangki air bersih, ambulans, dan pickup untuk kebutuhan logistik,” tambah Abror.

Bencana hidrometeorologi yang melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat dalam beberapa hari terakhir menjadi salah satu yang terbesar sepanjang tahun 2025.

Tingginya curah hujan memicu luapan sungai, banjir bandang, galodo, serta tanah longsor di puluhan daerah, mengakibatkan ratusan korban meninggal dan puluhan ribu jiwa harus mengungsi.

PMI Riau berharap dukungan masyarakat dapat mempercepat penyaluran bantuan bagi para penyintas yang saat ini masih bertahan di lokasi pengungsian dengan fasilitas yang terbatas.

“Kepedulian kita sangat berarti bagi saudara-saudara kita. Semoga bantuan dari masyarakat Riau dapat meringankan beban mereka,” tutup dr Abror.