PAD Turun, Tambahan Penghasilan ASN Pemprov Riau Bakal Potong 30 Persen

SF-Hariyanto-pimpin-rapat6.jpg
Plt Gubernur Riau SF Hariyanto memimpin rapat bersama OPD, Kamis, 6 November 2025. (DEFRI CANDRA/RIAU ONLINE)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Plt Gubernur Riau SF Hariyanto akan memotong Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) ASN sebesar 30 persen. Ia menjelaskan, hal ini karena adanya kekurangan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang menyebabkan kondisi keuangan Pemprov tahun ini, cukup kritis.

"Saya atas nama Pemprov Riau meminta maaf ya, kepada ASN dan keluarga, terutama kepada istri-istrinya, karena TPP ASN biasanya sekian, jadi berkurang 30 persen," ujar SF Hariyanto, Senin 17 November 2025.

Ia menjelaskan, TPP ASN ini akan dipotong untuk tiga bulan terakhir di 2025, yakni bulan Oktober, November dan Desember 2025. Pihaknya berharap agar ASN dapat memaklumi dan berjanji kebijakan pemotongan ini hanya sementara.


"Karena kondisi keuangan kita sekarang, terpaksa kita ikat pinggang kencang-kencang, termasuk saya. Kalau nanti sudah normal, saya janji, saya naikkan lagi," jelasnya.

Menurutnya, kekurangan PAD dalam tahun 2025 karena adanya opsen pembagian pajak antara provinsi dan daerah.

"Sekarang ada Opsen pembagian pajak antara provinsi dan daerah. Kalau dulu 70-30 persen, sekarang 60-40 persen, kita provinsi yang 40 persen dan 60 kabupaten/kota. Jadi biaya pajak kendaraan kita lebih banyak ke kabupaten kota. Jadi pendapatan kita turun," pungkasnya.