RIAU ONLINE, PEKANBARU - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Pekanbaru menggelar dua program edukatif sekaligus, yakni Police Go To School dan Green Policing di SMK Keuangan, Jalan Gulama, Kelurahan Tangkerang Barat, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru, Kamis, 2 Oktober 2025.
Kegiatan dimulai dengan sesi penyuluhan lalu lintas yang interaktif, di mana para personel Satlantas memberikan edukasi mendalam mengenai pentingnya tertib berlalu lintas, serta bahaya mengemudi ugal-ugalan dan aksi balap liar yang kerap melibatkan remaja.
"Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan kesadaran kepada para siswa bahwa keselamatan di jalan raya bukan hanya tanggung jawab polisi, tapi juga seluruh pengguna jalan," ujar
Kanit Kamsel Satlantas Polresta Pekanbaru, AKP Irsyan Efendi.
Menurut Irsyan, penyuluhan ini menjadi bagian penting dari program Police Go To School, yang selama ini secara rutin dilakukan Satlantas Polresta Pekanbaru untuk menyasar kalangan pelajar sebagai agen perubahan perilaku di jalan raya.
"Mereka adalah generasi muda yang akan menjadi pengguna jalan di masa depan. Jika dari sekarang sudah memahami pentingnya keselamatan berlalu lintas, maka risiko kecelakaan bisa ditekan sejak dini," jelasnya.
Selain edukasi mengenai lalu lintas, dalam kesempatan yang sama, Satlantas juga mengenalkan konsep Green Policing, sebuah pendekatan humanis dari kepolisian yang berfokus pada pelestarian lingkungan.
Bentuk nyata dari program ini diwujudkan melalui aksi penanaman pohon di lingkungan sekolah.
"Kami ingin siswa tidak hanya disiplin di jalan, tapi juga punya kesadaran untuk menjaga lingkungan. Lewat Green Policing ini, kami menanamkan nilai tanggung jawab sosial dan lingkungan sejak dini," tutup AKP Irsyan.
Sementara itu, Kasatlantas, AKP Satrio B.W Wicaksana, menegaskan bahwa kegiatan ini memiliki dua tujuan utama yang saling berkaitan, yakni keselamatan lalu lintas dan pelestarian lingkungan.
"Kami berharap, siswa-siswi SMK Keuangan ini nantinya bisa menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas sekaligus menjadi duta lingkungan hidup. Dua hal ini sama-sama penting untuk keberlangsungan hidup yang aman dan sehat," terangnya.
Lebih lanjut, AKP Satrio menilai bahwa peran aktif pelajar dalam kampanye keselamatan dan lingkungan akan memberikan dampak jangka panjang, baik dalam menekan angka kecelakaan maupun menciptakan lingkungan kota yang lebih hijau dan nyaman.
"Dengan menjadikan sekolah sebagai tempat awal pembelajaran tentang tanggung jawab di jalan dan terhadap lingkungan, kami berharap pesan ini bisa terus bergema hingga ke masyarakat luas," tutupnya.

