Pemko Pekanbaru Biayai Kuliah Ratusan Guru PAUD hingga S1

Wali-Kota-Pekanbaru-Agung-Nugroho11.jpg
Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho (Herianto Wibowo/RIAU ONLINE)

RIAU ONLINE,  PEKANBARU — Ratusan guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kota Pekanbaru bakal mendapat kesempatan melanjutkan pendidikan ke jenjang Strata Satu (S1) melalui program bantuan pendidikan dari Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru.

Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho mengatakan pihaknya telah menyiapkan kuota sebanyak 100 orang guru PAUD untuk mengikuti program kuliah khusus yang dipercepat.

“Program khusus ini hanya dua tahun, guru PAUD sudah bisa mendapatkan gelar S1,” kata Agung Nugroho, Kamis 2 Oktober 2025.

Agung menjelaskan, berbeda dengan perkuliahan reguler yang biasanya ditempuh selama empat tahun, melalui program percepatan ini para guru PAUD dapat menyelesaikan studi S1 dalam waktu dua tahun. Seluruh biaya kuliah sepenuhnya ditanggung oleh Pemko Pekanbaru.


“Dengan adanya program ini, kita berharap tidak ada lagi guru PAUD di Pekanbaru yang hanya tamatan SMA. Mereka harus memiliki kemampuan lebih kompeten dalam mendidik anak-anak sejak usia dini,” ujarnya.

Menurut Agung, langkah ini penting mengingat pemerintah telah mencanangkan program wajib belajar 13 tahun, dimulai dari PAUD atau TK hingga SMA.

"Pendidikan itu dimulai dari tingkat PAUD. Karena itu, kualitas guru di tingkat dasar ini harus benar-benar kita perhatikan,” tambahnya.

Selain program kuliah gratis untuk guru PAUD, Pemko Pekanbaru juga menyiapkan bantuan beasiswa bagi kelompok masyarakat lain. Di antaranya untuk penyandang disabilitas, tahfidz Al-Qur’an, hingga mahasiswa S1, S2, S3, bahkan yang tengah menempuh pendidikan di luar negeri.

Total anggaran yang disiapkan Pemko Pekanbaru dalam APBD-P 2025 untuk program beasiswa tersebut mencapai lebih dari Rp10 miliar.