RIAU ONLINE, PEKANBARU - Antrean panjang kendaraan yang hendak mengisi bahan bakar minyak (BBM) jenis solar di sejumlah SPBU di Kota Pekanbaru mulai mengganggu kelancaran arus lalu lintas, Selasa, 21 Juli 2026.
Puluhan kendaraan, yang didominasi truk angkutan barang, terlihat mengantre hingga keluar area SPBU dan memanjang sampai ke Jalan Imam Munandar serta Jalan Kelapa Sawit. Kondisi tersebut membuat sebagian badan jalan dipenuhi kendaraan yang mengantre sehingga mempersempit ruang bagi pengguna jalan lainnya.
Akibatnya, arus lalu lintas di kawasan tersebut menjadi tersendat. Pengendara yang melintas harus mengurangi kecepatan dan bergantian melewati jalur yang tersisa.
Sementara itu, seorang sopir truk yang mengantre solar di SPBU Jalan SM Amin, Hengki, mengaku antrean BBM telah berdampak pada aktivitas distribusi barang yang dilakukannya.
“Karena antreannya panjang, waktu tempuh untuk mengantar barang jadi lebih lama. Ini tentu menghambat pekerjaan kami,” ujarnya.
Hengki berharap pemerintah segera mengambil langkah untuk mengatasi kelangkaan solar yang terjadi. Menurutnya, kondisi tersebut tidak hanya merugikan para sopir, tetapi juga berdampak pada masyarakat dan pelaku usaha yang bergantung pada kelancaran distribusi barang.
Hingga kini, antrean kendaraan di sejumlah SPBU masih terus terjadi dan menjadi perhatian pengguna jalan karena berpotensi menimbulkan kemacetan di sejumlah ruas jalan utama di Pekanbaru.

