HUT ke-80, BNI Perkuat Dukungan Daya Saing Eksportir Lewat Executive DHE SDA Summit

HUT-ke-80-BNI.jpg
Wondrful Gathering Executive DHE SDA Summit BNI (Dok. BNI)

RIAU ONLINE, BATAM - Memasuki usia ke-80 tahun, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI terus menegaskan komitmennya sebagai bank nasional pertama milik negara yang tumbuh bersama masyarakat Indonesia. 

Mengusung tema "Swadharma Bhakti Nagara", peringatan HUT ke-80 BNI menjadi simbol semangat pengabdian kepada bangsa sekaligus momentum memperkuat kolaborasi dengan para pelaku usaha dan pemangku kepentingan.

Semangat tersebut diwujudkan melalui Wondrful Gathering 80th bertema Executive DHE SDA Summit yang digelar di Batam, Kepulauan Riau, 17 Juli 2026 lalu.

Kegiatan ini menghadirkan sekitar 80 peserta yang terdiri atas pelaku usaha eksportir, perwakilan Bank Indonesia, Bea Cukai, serta jajaran manajemen BNI Wilayah 02.

Forum tersebut menjadi ruang diskusi strategis mengenai pengelolaan Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA), tantangan dunia ekspor, hingga pemanfaatan berbagai solusi perbankan BNI untuk mendukung peningkatan daya saing eksportir Indonesia.

Direktur Kelembagaan BNI Eko Setyo Nugroho mengatakan, perjalanan BNI selama delapan dekade tidak terlepas dari peran masyarakat yang terus tumbuh dan berkembang bersama perseroan.

"Perjalanan BNI selama 80 tahun tidak pernah berdiri sendiri. Di setiap langkah pengabdian BNI kepada negeri, selalu ada masyarakat Indonesia yang tumbuh, berjuang, bermimpi, dan melangkah bersama. Karena itu, HUT ke-80 ini bukan sekadar merayakan usia BNI, tetapi juga merayakan perjalanan masyarakat Indonesia yang menjadi bagian dari sejarah kami," ujar Eko.

Ia menambahkan, BNI ingin terus menghadirkan layanan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat serta memberikan manfaat nyata melalui berbagai program yang menyentuh langsung berbagai sektor, termasuk dunia usaha.



Sementara itu, Regional CEO (RCEO) BNI Wilayah 02 Welly Marendra menegaskan bahwa penyelenggaraan Executive DHE SDA Summit merupakan bentuk nyata kehadiran BNI dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya melalui penguatan sektor ekspor.

"Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk nyata kehadiran BNI di tengah masyarakat. Pengabdian BNI tidak hanya diwujudkan melalui layanan perbankan, tetapi juga melalui program-program yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan mampu mengoptimalkan potensi ekonomi di daerah," kata Welly.

Menurutnya, BNI ingin menjadi mitra strategis bagi para eksportir melalui pendampingan, solusi transaksi, hingga layanan digital yang semakin modern dan mudah diakses.

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh SEVP Network & Sales BNI Sri Indira, seluruh jajaran manajemen BNI Wilayah 02, serta para mitra usaha.

Kehadiran berbagai pemangku kepentingan menjadi bukti kuatnya sinergi dalam mendorong pertumbuhan sektor ekspor nasional.

Selain menjadi bagian dari rangkaian HUT ke-80, acara ini juga sejalan dengan program apresiasi BNI bertajuk "Terus Ada, Ada Terus", yang menghadirkan berbagai manfaat bagi nasabah sekaligus mempererat hubungan BNI dengan masyarakat.

Di wilayah kerja Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau, BNI terus memperkuat perannya melalui pengembangan layanan perbankan, digitalisasi transaksi, pendampingan pelaku usaha, hingga perluasan akses keuangan yang inklusif.

Melalui aplikasi wondr by BNI, layanan BNIdirect, jaringan kantor cabang, serta Agen46 yang tersebar di berbagai daerah, BNI terus menghadirkan layanan keuangan yang mudah, aman, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat lintas generasi.

Sejak berdiri pada 5 Juli 1946, BNI memiliki sejarah panjang sebagai bank pertama milik Republik Indonesia yang turut berperan dalam penerbitan Oeang Republik Indonesia (ORI). 

Memasuki usia ke-80, BNI menegaskan komitmennya untuk terus menjadi mitra pembangunan nasional, mendukung pertumbuhan ekonomi, dan mendampingi masyarakat Indonesia menuju masa depan yang lebih maju.