Kapolda Riau Tegaskan Kolaborasi dan Pelayanan Humanis Dengan Komunitas Ojol

Kapolda-Riau-Tegaskan-Kolaborasi-dan-Pelayanan-Humanis-Dengan-Komunitas-Ojol.jpg
Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan senam bersama pengemudi ojol di halaman Mapolda Riau, Selasa, 9 September 2025. (Defri Candra/Riau Online)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan bersama jajaran Pejabat Utama (PJU) melaksanakan kegiatan senam bersama dengan para pengemudi ojek online (ojol) di halaman Mapolda Riau, Selasa, 9 September 2025.

Kegiatan ini bukan hanya sekadar olahraga bersama, tetapi juga sebagai ajang mempererat sinergi antara kepolisian dan masyarakat, khususnya para pengemudi ojol yang merupakan ujung tombak transportasi harian masyarakat.

Mengawali sambutannya, Irjen Herry Heryawan menyampaikan rasa syukur atas nikmat kebersamaan dan kesehatan di pagi hari tersebut. Ia juga membagikan pengalaman pribadinya saat pertama kali bertugas di Polda Riau pada tahun 1999.

"Yang pertama, saya ingin flashback ke tahun 1999 ketika saya pertama kali masuk ke Polda. Saya menggunakan seragam kuning ini, jauh sebelum ada Gojek maupun Maxim," ujar Irjen Herry disambut tawa dan tepuk tangan peserta yang hadir.

Lebih lanjut, Kapolda mengungkapkan konsep pendekatan yang ia sebut sebagai Green Police, yaitu bentuk keadilan bukan hanya kepada manusia, tetapi juga kepada alam dan lingkungan sekitar. 

Konsep ini menurutnya sejalan dengan warna identitas para pengemudi ojol, yakni hijau, yang merepresentasikan harapan akan keberlangsungan dan keharmonisan.

"Pendekatan ini memberikan keadilan kepada alam dan lingkungan. Jadi kita bukan adil kepada manusia saja, tetapi juga kepada alam semesta. Hijau itu warna fundamental yang juga ada pada Gojek dan Grab," jelasnya.


Kapolda juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan komunitas ojol. Ia menyebut bahwa sejak awal pihaknya sudah membuka ruang kerja sama yang luas dengan masyarakat, termasuk dalam menyuarakan aspirasi maupun menghadirkan pelayanan publik yang lebih baik.

Sebagai bentuk nyata dari pelayanan kepolisian yang lebih dekat dan responsif, Polda Riau turut menghadirkan mobil layanan SIM keliling pada kesempatan tersebut. 

Hal ini dimanfaatkan oleh banyak pengemudi ojol untuk memperpanjang atau membuat SIM baru tanpa harus datang ke kantor Satlantas.

"Teman-teman ojol yang ingin memperpanjang SIM, silakan ke mobil SIM keliling yang sudah disiapkan di belakang. Ini bentuk pelayanan langsung kepada masyarakat," tambah Irjen Herry sambil menunjuk arah mobil SIM keliling.

Kapolda juga mengajak seluruh peserta untuk senantiasa menjaga kesehatan fisik dan mental sebagai modal utama dalam menjalani aktivitas dan pekerjaan sehari-hari. 

Menurutnya, tubuh yang sehat melahirkan pikiran yang positif dan hati yang tulus dalam bekerja.

"Dengan mengolah tubuh yang sehat, kita memiliki niat yang tulus untuk bekerja dengan positif. Kalau pikiran sehat, kerja kita juga sehat," tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Irjen Herry Heryawan juga mengingatkan pentingnya komunikasi terbuka dan saling percaya antara masyarakat dengan kepolisian.

"Hampir 80% konflik di dunia terjadi karena tidak adanya komunikasi yang baik. Bahkan konflik antar keluarga pun begitu. Maka dari itu, saya buka pintu seluas-luasnya untuk menyampaikan permasalahan. Jangan sungkan," ujarnya.

Jenderal bintang dua itu menegaskan bahwa Polda Riau siap menjadi mitra masyarakat, bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai fasilitator dalam menyelesaikan persoalan-persoalan di lapangan, termasuk yang sering dialami oleh para pengemudi ojol.

Di akhir sambutannya, Kapolda mengajak seluruh hadirin untuk mengheningkan cipta dan membacakan doa Al-Fatihah bagi rekan-rekan ojol yang telah mendahului, Affan Kurniawan.

"Semoga Allah selalu memberikan rahmat, terutama kepada saudara-saudara kita yang telah mendahului. Al-Fatihah," tutupnya.