Stok Cabai Terbatas, Gubri Bakal Cek Pasar Induk dan Gelar Pangan Murah

Cabai-merah-di-pasar-pekanbaru2.jpg
Cabai merah di pasar tradisional Kota Pekanbaru (LARAS OLIVIA/RIAU ONLINE)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Gubernur Riau (Gubri) Abdul Wahid mengatakan pihaknya akan melakukan pengecekan Pasar Induk untuk memastikan ketersediaan cabai, yang beberapa hari ini mengalami lonjakan harga karena stoknya terbatas.

"Saya dapat laporan, hari ini cabai agak mahal, karena pasokannya terbatas dari Jambi dan Sumatera Utara. Kemudian dari Sumatera Barat juga sedikit terganggu distribusinya. Maka dari itu saya juga akan cek ketersediaannya di pasar induk," ujarnya.

Sementara itu, untuk menekan angka inflasi pada bahan-bahan makanan pokok, Wahid mengatakan telah mengupayakan Gerakan Pangan Murah (GPM). Seperti yang digelar pagi ini, di Kelurahan Delima, Kota Pekanbaru, Selasa, 2 September 2025.

Melalui GPM, masyarakat bisa membeli kebutuhan pokok seperti beras, minyak, telur, dan bawang dijual dengan harga stabil dan terjangkau. 


Dengan menjaga harga tetap stabil, diharapkan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok tanpa merasa terbebani.

Menurutnya, GPM Provinsi Riau tidak hanya digelar di Kota Pekanbaru, melainkan juga di kabupaten/kota lainnya.

"Rencananya tanggal 13 saya akan ke Kabupaten Rokan Hulu, lalu tanggal 15 ke Indragiri Hilir, setelah itu ke Rokan Hilir. Karena kita lihat, daerah-daerah ini yang menyumbang inflasi," pungkasnya.(ADV PEMPROV RIAU)