50 Siswa Sekolah Rakyat Mulai Belajar di Asrama Haji Riau

Ilustrasi-anak-sekolah6.jpg
Ilustrasi anak sekolah (DOK. Humas Kemenkeu)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Gubernur Riau Abdul Wahid meresmikan Sekolah Rakyat di Asrama Haji, Jalan Mekar Sari, Kecamatan Bukit Raya, Jumat, 15 Agustus 2025. Pasca diresmikan, 50 siswa dari keluarga tidak mampu mulai menempuh pendidikan di sekolah tersebut. 

"Alhamdulillah, hari ini Sekolah Rakyat di Asrama Haji Riau sudah resmi dimulai. Tadi saya lihat juga kondisi ruang belajar, ruang asrama dan ruang guru serta pustaka sangat bagus. Saya pernah tinggal di asrama dan tidak sebagus ini," ujarnya.

Wahid menyampaikan, orang tua siswa tidak perlu khawatir dengan kondisi lingkungan dan proses belajar mengajar, meski asrama haji ini hanya lokasi sementara dari Sekolah Rakyat.

"Tidak ada alasan bagi orang tua siswa untuk merasa sedih dan takut anaknya tidak diurus dan lain-lain," jelasnya.

Ia menjelaskan, mata pelajaran yang diajarkan juga disesuaikan dengan sekolah formal lainnya. Bahkan, siswa-siswi bukan hanya ditempa dengan materi pelajaran melainkan juga dengan kegiatan-kegiatan yang dapat menguatkan karakter siswa-siswi.


"Mata pelajarannya sama dengan sekolah formal lainnya, tapi mungkin cara mendidiknya berbeda. Bukan hanya seremonial, tetapi nanti ada juga kegiatan-kegiatan untuk membangkitkan semangat anak, kedisiplinan dan knowledgenya," jelasnya.

Sementara itu, Wahid juga mengatakan pihaknya sudah menyelesaikan administrasi lahan untuk pembangunan Gedung Sekolah Rakyat, yang resmi di Pasir Putih, Kabupaten Siak. Proses pembangunan gedung sekolah tersebut tinggal menunggu instruksi dari Kemensos dan PUPR. 

"Kita sudah selesaikan administrasi dan sertifikat untuk lahannya di Pasir Putih. Pelaksanaannya tinggal menunggu arahan Kemensos dan PUPR," jelasnya.

Sementara itu, Inspektur Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Afrizon Tanjung, yang hadir dalam peresmian Sekolah Rakyat di Asrama Haji Riau, mengatakan, Presiden Prabowo Subianto yang menggagas program ini, berharap sekolah rakyat dapat mengentaskan kemiskinan di wilayah Indonesia.

"Sekolah Rakyat dengan konsep boarding school diharapkan dapat memutuskan rantai kemiskinan. Sekolah rakyat akan membentuk karakter kuat siswa siswi utk mengubah kehidupan mereka di masa depan," pungkasnya.