RIAU ONLINE, PEKANBARU - Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo akan menjabat sebagai Pangdam XIX/Tuanku Tambusai yang meliputi Provinsi Riau dan Kepulauan Riau (Kepri).
Keputusan itu berdasarkan Skep Panglima TNI Nomor Kep/1033/VIII/2025 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan lingkungan TNI. Skep ini diterbitkan 6 Agustus 2025 dan ditandatangani langsung oleh Agus.
Penunjukan ini berbarengan dengan rencana peresmian enam Komando Daerah Militer (Kodam) baru yang akan dilaksanakan pada Minggu, 10 Agustus 2025 mendatang.
Kapuspen TNI Mayjen Kristomei Sianturi mengatakan, pembentukan kodam baru ini merupakan bagian dari pengembangan TNI dalam menghadapi tantangan terkini. Sebab, tugas kodam yang ada saat ini sangat berat.
"Karena bisa dibayangkan, seorang Panglima Kodam membawahi 4 provinsi," tutur Kristomei, dikutip dari KUMPARAN, Jumat, 8 Agustus 2025.
"Untuk komando dan kendalian itu terlalu luas dan terlalu jauh. Terlalu banyak yang harus diurus," paparnya.
Keenam Pangdam baru itu adalah:
-
Mayjen Hadi Waluyo: dari Danpusenarmed ke Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Riau dan Kepulauan Riau.
-
Mayjen Arief Gajah Mada: dari Aspers KSAD ke Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol Sumbar dan Jambi.
-
Mayjen Kristomei Sianturi: dari Kapuspen TNI, menjadi Pangdam XXI/Radin Inten Bengkulu dan Lampung.
-
Mayjen Zainul Arifin: dari Warek Bid. Kerja sama, Kelembagaan, Inovasi dan Teknologi Unhan ke Pangdam XXII/Tambun Bungai Kalsel dan Kalteng.
-
Mayjen Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar: dari Aslat KSAD ke Pangdam XXIII/Palaka Wira Sulteng dan Sulbar.
-
Mayjen Lucky Avianto: dari Pa Sahli Tk. III Bid. Hubint Panglima TNI ke Pangdam XXIV/Mandala Trikora.
Kristomei menambahkan, pembentukan Kodam baru ini perlu dilakukan untuk memperpendek jalur birokrasi.
"Kan Korem Riau itu harus melakukannya [koordinasi] pada Pangdamnya di Medan. Nah jadi kita memperkecil proses untuk komando dan kendalian itu dengan bentuk Kodam-Kodam baru," tuturnya.
Kristomei mengatakan, kodam-kodam membawahi beberapa korem, kodim, dan koramil di berbagai provinsi. Komando-komando inilah yang akan direlokasi ke kodam-kodam baru yang dibentuk sekarang.
"Jadi hanya merelokasi. Contoh yang saya sampaikan tadi misalnya, untuk Kodam XIX/Tuanku Tambusai, itu yang membawahi wilayah Riau dan Kepri, Semua Riau dan Kepri itu kan berada di bawah teritori Kodam I/Bukit Barisan. Nah, hari ini dipisah," ungkap Kristomei.
"Jadi Kodim-Kodimnya, Koremnya yang di bawah Kodam XIX itu adalah Kodim-Kodim yang dulu di bawah Kodam I/Bukit Barisan. Nah hari ini direlokasi, diorganisasi dengan nama Kodam XIX," pungkasnya.

