RIAU ONLINE - Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mendukung pelaksanaan program pemeriksaan kesehatan gratis bagi semua anak usia sekolah. Hal ini disampaikan Ketua Pengurus Pusat IDAI Dr. dr. Piprim Basarah Yanuarso, SpA, Subs Kardio(K).
Melalui keterangannya pada Jumat, 8 Agustus 2025, dr Piprim Basarah mengatakan, program ini sebagai bagian dari upaya pencegahan dan deteksi dini masalah kesehatan.
"IDAI berkomitmen mendukung program ini melalui berbagai cara, seperti pelatihan tenaga kesehatan untuk memperkuat kapasitas dokter umum, perawat, dan kader kesehatan sekolah dengan standar pemeriksaan anak berbasis ilmu terkini," kata dr Piprim Basarah, dikutip dari ANTARA.
Menurutnya, IDAI telah melakukan sosialisasi dan advokasi mengenai pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin melalui Program Paediatrician Social Responsibility (PSR) sejak 2022.
"IDAI juga telah mengembangkan panduan protokol pemeriksaan kesehatan anak sekolah yang terstandarisasi," ujarnya.
Program pemeriksaan Kesehatan gratis ini, dikatakan dr Piprim Basarah, sebaiknya menjangkau anak usia sekolah yang bersekolah maupun tidak bersekolah di wilayah perkotaan sampai daerah terpencil dengan fasilitas dan tenaga kesehatan terbatas.
Sekretaris Umum Pengurus Pusat IDAI Dr. dr. Hikari Ambara Sjakti, Sp.A, Subsp. Hema-Onk(K) menyampaikan, IDAI berharap program pemeriksaan kesehatan gratis untuk anak usia sekolah dapat dilakukan secara menyeluruh dan merata pada semua anak Indonesia.
"Bukan hanya di sekolah-sekolah perkotaan atau daerah dengan fasilitas kesehatan memadai," katanya.
Ia menyampaikan bahwa program pemeriksaan kesehatan gratis sebaiknya juga menjangkau anak-anak yang sudah putus sekolah.
"Perlu juga dipikirkan bagaimana untuk menjangkau anak putus sekolah," katanya.
IDAI menekankan pentingnya pemeriksaan kesehatan berkala untuk mendeteksi ini masalah kesehatan seperti malnutrisi, anemia, gangguan penglihatan dan pendengaran, infeksi, dan penyakit kronis pada anak usia sekolah. (ANTARA)

