Kota Pekanbaru Masih Siaga Darurat Kebakaran Lahan hingga November 2024

Pemadaman-karhutla-di-sudirman.jpg
Tim memadamkan kebakaran di lahan, Jalan Sudirman Ujung, Pekanbaru, Senin, 29 Juli 2024 (DEFRI CANDRA/RIAU ONLINE)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Kota Pekanbaru masih berstatus siaga darurat kebakaran lahan. Penetapan status siaga darurat kebakaran lahan pada awal Agustus 2024 lalu dan berlangsung hingga akhir November 2024.

Masyarakat pun mesti mewaspadai ancaman kebakaran lahan yang masih mengintai. Cuaca panas yang masih melanda Kota Pekanbaru berpotensi memicu kebakaran lahan.

"Kondisi cuaca masih panas, sehingga Kota Pekanbaru masih berstatus siaga darurat kebakaran lahan," ujar Kepala Pelaksana BPBD Kota Pekanbaru, Zarman Candra, Senin 9 September 2024.

Meski begitu, Zarman mengatakan sampai saat ini tidak ada laporan kebakaran lahan terjadi. Ia menilai kondisi masih terkendali karena hujan sempat mengguyur kota dalam beberapa hari.

"Sampai saat ini masih tidak ada laporan kebakaran lahan. Alhamdulillah masih terkendali," paparnya.


Hujan yang melanda beberapa hari ini terjadi sebagai dampak peralihan cuaca di Kota Pekanbaru. Ia menyebut kondisi cuaca di Kota Pekanbaru masih cuaca panas.

"Tapi ada dampak dari el nino, sehingga beberapa kali hujan sempat mengguyur kota saat cuaca masih panas," sebutnya.

Serangkaian kebakaran lahan terjadi di Kota Pekanbaru berlangsung pada Juli 2024 lalu. Sejumlah lokasi seperti di Kecamatan Rumbai dan Kecamatan Tenayan Raya terdampak kebakaran lahan.

Zarman menyadari masih ada  potensi kebakaran lahan sehingga BPBD Kota Pekanbaru tetap rutin menggelar patroli di titik rawan kebakaran lahan.

Sejumlah wilayah Kota Pekanbaru masuk rawan kebakaran lahan yakni Kecamatan Rumbai Barat, Kecamatan Rumbai, Kecamatan Tenayan Raya, Kecamatan Bina Widya dan Kecamatan Payung Sekaki.