Persaingan Ketat, Cabor Catur Standar Porwil Sumatera XI Memasuki Babak 6

Catur-di-porwil-sumatera.jpg
Cabang olahraga (cabor) catur di Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) Sumatera XI 2023 di Ballroom Hotel Aryaduta, Kota Pekanbaru. (Anisa/RIAU ONLINE)

RIAU ONLINE, PEKANBARU-Cabang olahraga (Cabor) catur Pekan olahraga wilayah (Porwil) Sumatra XI 2023, sudah memasuki babak 5 dan 6 dengan nomor catur standar, di Ballroom Hotel Aryaduta, Kota Pekanbaru.  

Wasit Ketua Cabang Satu, Dari Pengurus Besar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PB Percasi), Herman Kurniadi mengungkapkan persaingan masih cukup ketat, karena belum bisa diprediksi siapa yang akan lolos di Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024 Sumatra Utara.

 

"Namun secara keseluruhan sudah ada gambaran dari Sumatera Selatan yang sekarang posisinya tertinggi untuk kategori perorangan, dengan memperoleh 5 point. Namun ini masih kemungkinan, sebab masih ada 1 babak lagi. Catur ini bukan sistem gugur tapi sistem jumpa, dari 7 babak nanti point yang tertinggi itulah yang juara," ujarnya saat diwawancarai RIAUONLINE.CO.ID, Jumat 10 November 2023.

 

"Kalau perorangan dari Sumatera Selatan, nah kalau untuk per regu itu ada dari Provinsi Jambi dan Provinsi Riau. Namun jika kemungkinan Jambi menang lagi, maka Jambi yang lolos untuk PON. Namun perlu diingat ini baru hanya gambaran sekitar yang memungkinkan lolos, untuk penentunya masih ada hari besok," tambahnya.

 


Menurutnya, sampai saat ini kondisi pertandingan tidak ada masalah, tetap aman dan tertib. Bahkan tidak ada protes atau terjadi keributan. 

 

"Jadi saya berharap agar olahraga catur ini semakin digemari, baik di tingkat kecamatan, kabupaten, provinsi hingga nasional. Saya juga mengharapkan agar terlahirlah pemain-pemain yang handal baik tingkat Nasional sampai Internasional. Termasuk prestasinya, dia juga harus memperoleh gelar catur. Kalau dilingkup Nasional jadinya Master Nasional, kalau dilingkup Internasional berarti Master Internasional sampai Grand Master," pungkasnya.

 

Artikel ini ditulis Annisa Alzikri, peserta program Magang Bersertifikat Kampus Merdeka di RIAU ONLINE