Selain Singapura, Sejumlah Negara ini Juga Larang UAS Masuk

Ustaz-Abdul-Somad3.jpg
((Foto:Dok Okezone))


Laporan: Dwi Fatimah

RIAUONLINE, PEKANBARU - Nama Ustadz Abdul Somad kembali ramai diperbincangkan lantaran ia dilarang masuk ke Singapura.

Pengakuan ini disampaikan UAS di laman media sosialnya yang sedang berada di ruangan kecil mirip penjara.

"UAS di ruang 1x2 meter seperti penjara di imigrasi, sebelum dideportasi dari Singapore," tulis UAS dalam unggahannya.

Padahal, kedatangan UAS ke negara tersebut hanya ingin berlibur dan bukan untuk berdakwah.

Ustaz Abdul Somad dan rombongan tiba di Terminal Tanah Merah Singapura dari Batam dan mengikuti wawancara, setelah itu ditolak masuk oleh Singapura.

Selain Singapura, ada beberapa negara lain yang juga pernah menolah UAS masuk:

1. Timor Leste

Kejadian penolakan ini terjadi pada tahun 2018. Kala itu, Ustaz Abdul Somad berniat untuk mengadakan Tabligh Akbar di Timor Leste. Selain itu, dia juga dijadwalkan untuk bertemu dengan mantan Perdana Menteri Timor Leste, Xanana Gusmao. Namun, sesampainya di bandara, petugas Imigrasi setempat melarangnya masuk.


UAS sendiri mengungkap alasan di balik tidak diizinkannya masuk ke Timor Leste adalah karena beberapa saat sebelumnya ada informasi yang memberitakan dirinya sebagai seorang teroris. Hal inilah yang membuat pihak Imigrasi Timor Leste tidak memperkenankannya masuk.

 

 

2. Hongkong

UAS juga pernah ditolak masuk di Hongkong. Pengalaman ini diceritakannya melalui akun Facebook pribadinya. Kejadian ini terjadi pada Desember 2017. Saat itu, Ustaz Abdul Somad yang baru saja sampai di bandara Hongkong langsung diperiksa oleh petugas Imigrasi.

UAS diperiksa selama kurang lebih 30 menit. Setelahnya, pihak terkait mendeportasinya tanpa alasan yang jelas.

Tujuan Ustaz Abdul Somad datang ke Hongkong adalah untuk memenuhi undangan pengajian dari warga negara Indonesia yang ada di Hong Kong. Alhasil, acara tersebut tidak bisa terlaksana karena kendala penolakan ini.

3. Beberapa negara Eropa

Ustaz Abdul Somad juga pernah mendapat penolakan masuk di beberapa negara Eropa. Dikutip dari laman Fiqih Islam, UAS berbagi pengalamannya saat ditolak masuk ke Eropa.

Pertama, saat hendak menuju ke Belanda melalui Swiss, UAS tidak diperkenankan masuk oleh pihak Imigrasi Swiss. Alasannya adalah karena paspornya sudah diberikan tanda untuk tidak boleh masuk ke Eropa. Hal ini lantas membuatnya bingung, karena UAS mengklaim kala itu merupakan pertama kali dia ke Eropa. Setelah itu, dia dideportasi dan dipulangkan melalui Thailand.

Lanjut, UAS pernah mendapat undangan ke Inggris. Namun, dirinya tak diizinkan berangkat menggunakan pesawat Royal Brunei. Alasannya adalah karena visanya dikatakan sudah di-cancel.

4. Singapura

Baru baru ini Singapura melarang UAS masuk karena UAS dianggap menyebarkan ajaran ekstremis dan segregasi, yang tak dapat diterima oleh multi ras dan multi agama di Singapura. Selain itu, Pemerintah Singapura juga menganggap UAS pernah melontarkan pernyataan yang merendahkan agama lain.