Aktual, Independen dan Terpercaya


Angkasa Pura II Ingin Kelola Bandara di Filipina

lojakan-penumpang-bandara-SSK-II.jpg
(Azhar)

RIAUONLINE, JAKARTA - Sukses mengelola beberapa bandara di tanah air, PT Angkasa Pura II mengincar pengelolaan bandar udara (bandara) Clark, Filipina.

Direktur Komersial Angkasa Pura II Daan Achmad menjelaskan, perseroan saat ini tengah bersiap untuk mengikuti lelang pengelolaan bandara tersebut. Dalam proses lelang tersebut, perseroan menggandeng perusahaan Malaysia.

"Tendernya baru akan dimulai. Kami sudah siapkan penawarannya," kata Daan dikutip dari Liputan6.com, Rabu 1 Agustus 21018.

Hal ini bukanlah pertama kalinya perseroan mengikuti lelang bandara di negara lain. Sebelumnya, perseroan mengikuti lelang pengelolaan Bandara Jeddah tapi sayang gagal.

"Semoga yang di Filipina kami bisa menang. Sebab, ini kan salah satu usaha kita untuk menjadi global company," ungkapnya.

Daan menuturkan, perseroan memang tengah gencar berekspansi agar bisa melayani 120 juta penumpang pada 2020.

Saat ini Angkasa Pura II telah melayani sekitar 100 juta. "Akhir tahun ini mudah-mudahan bisa tembus 110 juta," tutur dia.

PT Angkasa Pura II (Persero) merencanakan membangun kembali terminal penumpang baru di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang. Terminal 4 akan berlokasi di lahan Soewarna.

Direktur Utama PT AP II Muhammad Awaluddin mengungkapkan Terminal 4 ini baru memasuki Detail Enginering Design (DED) pada 2019. Diperkirakan mulai tender proyek tersebut pada 2020.

"Kami perkirakan kisaran investasi, dengan kondisi kita akan mulai bangun dua tahun lagi ditambah kondisi dolar itu sangat menentukan sebagiam bahan baku, tidak kurang kisaran Rp 11 triliun," kata Awaludiin.

Rencananya, Terminal 4 ini didesain untuk melayani penerbangan full service, dengan demikian tidak diperuntukkan untuk maskapai berbiaya murah (LCC). Dengan demikian Bandara Soetta akan memiliki dua terminal full service yaitu Terminal 3 dan Terminal 4.

Mengenai kapasitasnya, Awaluddin menjanjikan akan lebih besar jika dibandingkan Terminal 3. Jika Terminal 3 mampu menampung 25 juta penumpang, Terminal 4 ini akan mampu menampung 30 juta penumpang per tahun.

"Namun ini kita akan bangun dengan ukuran lahan yang sama dengan Terminal 3 namun kapasitas nanti bisa maksimalkan," Awaluddin menambahkan.

 

Sukai/Like Fan Page Facebook RIAUONLINE 

Follow Twitter @red_riauonline

Subscribe Channel Youtube Riau Online

Follow Instagram riauonline.co.id