Rusa di Taman Tengku Agung Siak Diduga Disembelih dan Dicuri Saat Malam

Rusa-di-Taman-Tengku-Agung-Siak-Diduga-Disembelih-dan-Dicuri-Saat-Malam.jpg
Rusa di Taman Tengku Agung ditemukan mengalami luka parah sebelum akhirnya mati pada Senin, 13 Maret 2026. (Istimewa)

RIAU ONLINE, SIAK - Rusa di Taman Tengku Agung, Kecamatan Siak ditemukan oleh petugas dalam kondisi mengenaskan pada Senin, 16 Maret 2026.

Kepala Bidang pada Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Siak, Paula Chandra mengungkapkan bahwa temuan ini berawal dari petugas yang menemukan seekor rusa yang tidak mampu berdiri normal dengan kaki yang diduga patah.

Setelah ditelusuri, petugas juga menemukan bagian dalam perut rusa di bagian selatan penangkaran, namun bagian tubuh lainnya tidak ditemukan.

"Pagi tadi kami mendapat laporan dari petugas penangkaran," kata Paula.

Paula mengungkapkan, setelah menemukan kondisi tidak biasa tersebut, tim bersama pihak kepolisian langsung bergerak ke lokasi.


Tim menemukan ada tanda penyembelihan satwa di lokasi, serta ada satwa yang hilang. Selain itu juga ditemukan sisa bagian tubuh rusa berupa bagian dalam perut yang tertinggal.

"Rusa itu dipotong, perutnya dikeluarkan, tetapi bangkai rusanya tidak ada," ungkapnya.

Hingga saat ini, petugas belum bisa memastikan berapa jumlah rusa yang hilang di penangkaran. Untuk sementara, dari barang bukti bagian dalam perut rusa, petugas menduga ada setidaknya satu ekor rusa yang hilang.

Sementara itu, ditemukan juga satu ekor rusa dengan kondisi kaki yang diduga patah, sehingga menyebabkan tidak mampu berdiri tegak dan pincang, sebelum akhirnya dilaporkan mati.

Paula menjelaskan, pelaku diduga melancarkan aksinya pada saat kondisi sepi, antara malam hingga menjelang subuh. Mengingat lokasi penangkarang yang berada di dekat jalan lintas, akan memudahkan pelaku untuk segera mengangkut dan memindahkan rusa.

"Sementara satu ekor rusa hilang," kata Paula.

Untuk saat ini, polisi tengah mengusut kasus dugaan pencurian dan dan pembunuhan satwa di penangkaran Taman Tengku Agung. Polisi juga tengah memburu pelaku dan mengurai kronologi lengkap peristiwa tersebut.