RIAU ONLINE, SIAK - Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Riau menggandeng mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Gadjah Mada (UGM) menyalurkan bantuan sembako dan bibit pohon kepada masyarakat pesisir di Kampung Teluk Batil, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program JALUR (Jelajah Riau Untuk Rakyat), program unggulan Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan yang dikemas melalui kegiatan Sambang Nusa dan Peduli Ekonomi Masyarakat Pesisir.
Dipimpin personel armada KP IV-1004 Ditpolairud Polda Riau, rombongan disambut Penghulu Kampung Teluk Batil, Samsir, bersama puluhan warga. Kegiatan ini menjadi bentuk kolaborasi antara kepolisian, pemerintah kampung, mahasiswa, dan masyarakat dalam memperkuat kepedulian sosial sekaligus pelestarian lingkungan.
Dalam kegiatan tersebut, Ditpolairud Polda Riau menyalurkan 50 paket beras kepada warga yang membutuhkan sebagai upaya membantu meringankan beban ekonomi masyarakat pesisir.
Selain itu, warga juga menerima bibit pohon alpukat yang diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi jangka panjang sekaligus mendukung penghijauan di kawasan pesisir.
Direktur Polairud Polda Riau, Kombes Pol Apri Fajar Hermanto, mengatakan Program JALUR tidak hanya berfokus pada pengamanan wilayah perairan, tetapi juga memastikan kehadiran Polri memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Melalui Program JALUR ini, kami ingin memantau langsung bagaimana kondisi riil masyarakat di wilayah perairan. Kami berharap bantuan yang disalurkan, baik sembako maupun bibit tanaman, dapat memberikan manfaat nyata serta mempererat tali silaturahmi antara Polri dan warga,” kata Kombes Apri, Jumat, 3 Juli 2026.
Menurutnya, kehadiran personel Ditpolairud di wilayah pesisir merupakan wujud komitmen Polri untuk terus hadir membantu masyarakat, khususnya yang berada di daerah dengan akses terbatas.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan lancar. Acara ditutup dengan doa bersama yang diikuti personel Ditpolairud, mahasiswa KKN UGM, pemerintah kampung, serta warga sebagai simbol kebersamaan dalam membangun masyarakat pesisir.

