Ketahanan Pangan, Pangkalan Kerinci Panen Raya Jagung Manis

ketahanan-pangan.jpg
(istimewa)

RIAUONLINE, PANGKALAN KERINCI - Hamparan lahan seluas 13 hektare di Pangkalan Kerinci Barat, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan itu menghijau asri. Sejauh mata memandang, barisan jagung manis, gambas, terong ungu, menyatu dalam harmoni.

Wajah-wajah lelah masyarakat yang tergabung dalam kelompok Petani Harapan Jaya itu terbayar sudah. Mereka semakin semangat mengolah lahan pertanian yang sebelumnya hanyalah hamparan kosong.

Keberhasilan dalam bidang pertanian itu tak lepas tangan dingin Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi. Sejak beberapa bulan terakhir, dia terus bergerak keliling bumi lancang kuning untum menggaungkan program Jaga Kampung.

Sebuah program yang diadopsi dari kampung tangguh nusantara dengan tujuan akhir menjaga ketahanan pangan bangsa.

Lewat program Jaga Kampung, Kapolda ingin menguatkan ketahanan pangan masyarakat. Terlebih ditengah wabah Covid-19 seperti saat ini.

Selain bisa memenuhi kebutuhan pangan sendiri, masyarakat juga bisa menjual hasil pertanian mereka. Tentu ini juga menambah penghasilan ekonomi.

Polda Riau pun ikut mencarikan pembeli yang bersedia membeli hasil pertanian masyarakat dengan harga yang sepantasnya, bukan harga para tengkulak yang kerap merugikan petani.

Menurut Irjen Agung, jika pangan masyarakat sudah memadai dan mencukupi, hal ini bisa menjadi modal dalam menghadapi dinamika kehidupan, khususnya saat pandemi virus.

Kegiatan panen raya lahan pertanian masyarakat, dilaksanakan pada Jumat (24/7/2020) sore.

Kapolda Riau, Irjen Agung, langsung hadir di kegiatan yang memang sudah dia tunggu-tunggu sejak awal mulai ditanami, sekitar 3 bulan yang lalu.

"Saya datang ke sini 74 hari lalu, tepatnya 5 Mei 2020. Hari ini, 24 Juli 2020, saya datang lagi. Seperti yang saya janjikan, saya hadir lagi saat panen," ungkap Kapolda, disambut riuh tepuk tangan masyarakat dan tamu undangan yang hadir di kegiatan tersebut

"Terimakasih sudah menanam dan memelihara tanaman ini. Harus kita pertahankan," sambung Jenderal bintang dua itu lagi.

Usa memberi kata sambutan, Kapolda yang dalam kunjungan itu turut didampingi Gubernur Riau, Syamsuar dan beberapa pejabat daerah lainnya, turun ke kebun jagung. Agung ikut memanen langsung.

"Gerakan Jaga Kampung sudah bergerak di semua Kabupaten/Kota di Riau. Sudah semakin luas lahan yang kita kelola untuk menjaga ketahanan pangan. Ini program untuk membuat kampung kita kuat, lalu pangannya cukup, dan masyarakatnya sehat," urai Agung.

Dia ingin, program yang harus dilakukan secara bersama ini, bisa terus berlangsung.

"Sekarang luasan yang sudah kita kelola lebih dari 200 hektare. Kita akan kelola dengan budidaya palawija dan yang lain. Kita tidak berhenti di sini. Hasil panen raya hari ini akan kita distribusikan kepada penjual jagung bakar di Pekanbaru. Ini akan jadi rangkaian tidak terputus. Inilah rantai kehidupan kita di Riau," ucapnya.

Agung menambahkan, pihaknya berkomitmen untuk mengangkat para petani, yang selama ini lemah karena ditekan tengkulak. Maka sekarang, Polda Riau juga mencoba mencarikan pembeli yang sesuai harapan para petani.

"Kita pertemukan para petani dan pedagang. Hari ini dari 13 hektare, ada jagung, terong, gambas, dan lain-lain. Semua kita panen hari ini," pungkas Agung.

Gubernur Riau, Syamsuar yang ikut dalam kegiatan panen raya ini, menyampaikan apresiasinya kepada jajaran Polda Riau.

"Alhamdulillah hari ini sudah ada hasilnya. Para petani seperti inilah yang ke depan bisa jadi contoh. Harapan kami, terhadap tanah yang masih terlantar di kampung-kampung, bisa dikelola. Ini juga menjadi bagian menggerakkan ekonomi, memulihkan ekonomi. Terimakasih Pak Kapolda dan jajaran," tuturnya.

Ali, seorang petani Harapan Jaya, juga mengucapkan rasa terimakasih kepada Kapolda Riau dan jajaran.

"Terimakasih Pak Kapolda. Sudah banyak manfaat yang kita peroleh. Hasil pertanian kami semakin baik," ungkap Ali.