Beraksi Saat PSBB, Dua Perampok Dilumpuhkan Dengan Timah Panas

perampok-dilumpuhka.jpg
(istimewa)

Laporan: RONI TUAH

RIAUONLINE, PEKANBARU - Satreskrim Polresta Pekanbaru melumpuhkan dua pelaku perampok berinisial JJ dan PP, dengan timah panas dibagian kakinya, karena mencoba melawan saat hendak ditangkap.

Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Kompol Awaludin Syam mengatakan pada Senin 20 April 2020 di RS. Bhayangkara Polda Riau, Perampokan tersebut bermula dari korban menunggu pesanan dari media sosial malam tadi di jalan Sudirman. Namun orang yang ditunggu tak kunjung datang.

"Setelah lama menunggu ternyata orang yang diajak bertemu ini tidak ketemu, namun datang orang lain menanyakan sedang apa kamu di sini, kamu melakukan suatu tindak pidana ya, kemudian datang satu orang lagi temannya, temannya masuk ke mobil akhirnya korban bersama sama dibawa ke jalan Arifin Ahmad," Jelasnya.

Tersangka yang merupakan resedivis dengan kasus yang sama ini, menodongkan pistol mainan ke korban, dan mengambil kendaraan dan handphone milik korban.

"Berputar ke mesin ATM, sampai ke ATM diminta ATMnya dan PINnya, kemudian diambil uang senilai lima ratus ribu rupiah," Kata Kompol Awaludin.

Setelah mengambil barang-barang milik korban, korbanpun diturunkan tak jauh dari tempat mesin ATM di Jalan Arifin Ahmad. Keesokan harinya, korbanpun melaporkan kejadi tersebut ke Mapolresta Pekanbaru.

"Korban tersebut baru melapor tadi pagi sekitar jam tujuh pagi, berdasarkan informasi yang didapat, kita lakukan pengejaran di salah satu hotel di Pekanbaru tepatnya di jalan nangka, kita amankan dua tersangka," Jelasnya.

Berdasarkan keterangan korban, dan hasil penyelidikan dilapangan, petugas Reskrim Polresta Pekanbaru berhasil menangkap para tersangka yang merupakan resedivis spesialis Curas ini, sekitar pukul 14.00 Wib.

"Tadi sekitar pukul dua siang, kami melakukan penangkapan terhadap kedua tersangka tersebut," Ungkapnya.

Pihak Kepolisian masih melakukan pengembangan terhadap barang bukti, yang dilakukan para tersangka tersebut.

"Sementara kami sedang mengembangkan barang bukti, mobil milik korban sudah kami amankan, handphone telah kami amankan, kartu ATM telah kami amankan," Jelasnya.

Ia juga mengatakan, dimasa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang terapkan Pemerintah Kota Pekanbaru, masyarakat hendaknya mematuhi peraturan tersebut, dan memastikan tidak akan main-main terhadap pelaku-pelaku tindak kejahatan.

"Kami tidak main-main di situasi seperti ini, masa PSBB yang diminta kita untuk di rumah, harus standby di rumah, tolong masyarakat mengindahkan, apabila ada tindak pidana dimasa PSBB, kami tidak segan-segan memberikan tindakan tegas terhadap pelaku kejahatan," Tegasnya.

-->