Awal Tahun, Disdukcapil Kuansing Dapat Tambahan 5.468 Keping Blanko

reffendi.jpg
(istimewa)

Laporan: ROBI SUSANTO

RIAU ONLINE, TELUK KUANTAN - Awal tahun 2020, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau mendapatkan tambahan 5.468 keping blanko untuk cetak e-KTP dari pusat.

Tambahan blanko cetak e-KTP tersebut diterima Disdukcapil Kuansing sesuai dengan Print Ready Record (PRR) atau data siap cetak.

"Sekarang masih ada sekitar 2 ribuan blanko yang tersisa. Kemarin kita jemput minggu kedua bulan Januari lalu," kata Kepala Disdukcapil Kuansing, M Reffendi Zukman kepada Riau Online, Senin lalu, 10 Februari 2020.

Reffendi mengatakan, apabila blanko cetak e-KTP ini habis maka akan kembali dijemput ke Jakarta. "Pusat memberikan kita blanko itu tergantung PRR atau data siap cetak," katanya.

Mengapa tergantung PRR atau data siap cetak?, Dia menyebutkan, ini dilakukan supaya masyarakat yang sudah melakukan perekaman bisa secepatnya mendapatkan e-KTP.

Sehingga berdasarkan data siap cetak tersebut pusat memberikan jatah blanko untuk daerah. Apabila PRRnya sedikit maka jumlah blanko yang diberikan juga akan sedikit dan begitu juga sebaliknya.

"Sudah merekam tapi belum cetak, maka berdasarkan data ini kita dapat jatah blanko dari pusat," kata mantan Camat Kuantan Tengah ini.

Bagaimana apabila e-KTP mengalami kerusakan?, disampaikan Reffendi, apabila mengalami kerusakan ini tidak dihitung oleh pusat meskipun daerah melaporkan adanya kerusakan e-KTP milik masyarakat, tapi yang diutamakan itu adalah berdasarkan PRR atau data siap cetak tadi.

"Paling diutamakan pusat itu yang sudah merekam tapi belum mencetak, tapi memang kita juga tidak bisa menghalangi apabila ada KTP masyarakat mengalami kerusakan atau mengganti KTP merobah data ini tetap kita layani, walaupun tidak masuk dalam hitungan pusat," katanya.

Berdasarkan data Disdukcapil Kuansing pada Semester II Tahun 2019 atau sampai 31 Desember 2019 jumlah penduduk Kuansing itu berjumlah 333.143 jiwa.

Jumlah penduduk wajib KTP itu sebanyak 233.621 jiwa dan yang sudah melakukan perekaman itu sebanyak 207.594 jiwa. Dan yang sudah mencetak KTP itu sebanyak 203.332 jiwa.

"Berdasarkan data itu jumlah PRR atau data siap cetak berjumlah sekitar 4.262, dan sebanyak itu yang akan dibantu blanko oleh pusat," kata Reffendi.