Aktual, Independen dan Terpercaya


Empat Pimpinan DPRD Bengkalis Resmi Dilantik

pimpinan-dprd-bengkalis.jpg
(istimewa)

Laporan: ANDRIAS

RIAU ONLINE, BENGKALIS - Pimpinan Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Kabupaten Bengkalis priode 2019 - 2024 resmi dilantik dan diambil sumpah jabatanya, Kamis, 17 Oktober 2019 pagi tadi.

Pengucapan sumpah pimpinan DPRD Bengkalis itu sempat molor dari jadwal yang ditentukan pukul 09.00 WIB dikarenakan menunggu hadirnya Bupati Bengkalis.

Sempat tertunda hampir dua jam, sekitar pukul 10.41 WIB akhirnya bupati Amril Mukminin tiba dan pimpin sementara H. Khairul Umam dan Wakil Ketua, Syahrial langsung memulai Paripurna yang dilaksanakan lantai II, Gedung DPRD, Jalan Antara, Bengkalis.

Prosesi pengucapan sumpah pimpinan DPRD Bengkalis dipimpin oleh Ketua Pengadilan Negeri (PN) Bengkalis, Rudi Ananta.

Pimpinan DPRD Bengkalis periode 2019-2024, yang diambil sumpah jabatan di antaranya, Ketua H Khairul Umam (Partai Keadilan Sejahtera), Wakil Ketua, Syahrial (Partai Golongan Karya), Wakil Ketua, Kaderismanto (Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan) dan Wakil Ketua, Syaiful Ardi (Partai Amanat Nasional).

Usai pengucapan sumpah dan janji, empat pimpinan DPRD Bengkalis definitif langsung menuju kursi pimpinan di ruang rapat paripurna. Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Bengkalis, H. Khairul Umam.

Dalam sambutanya, H Khairul Umam mengatakan, selain fungsi pengawasan, penganggaran dan legislasi, DPRD juga adalah suara rakyat dan harus mendahulukan kepentingan masyarakat.

Diakuinya, perubahan sosial yang terjadi menuntut seluruh anggota parlemen harus mempersiapkan diri secara profesional, memahami tugas pokok fungsi (tupoksi), meningkatkan ilmu pengetahuan, maupun memahami undang-undang yang berlaku.

"Setiap dewan juga ditutut jujur, amanah atau sportif, siap melayani masyarakat dan berjiwa besar memiliki keteladanan dan rendah hati," imbaunya

Disamping itu, Politisi senior PKS itu juga memaparkan tugasnya sebagai pimpinan yang akan menjaga nama baik, melaksanakan fungsi sesuai dengan prosedur yang berlaku.

"Seyogjanya, menerapkan transparan dan harus bertanggunga jawab terhadap yang kita lakukan. Idealnya lagi, sebagai publik figur tentunya senantiasa diawasi oleh masyarakat, sikap tingkah laku maupun kebijakan yang akan kita tetapkan," ungkapnya.

Khairul Umam juga mengajak seluruh anggota dewan untuk memberikan dukungan kepada pimpinan, kerja sama kepala daerah serta jajaran, dukungan Forkopimda, (stakeholder) dan masyarakat.

"Mari secara bersama-sama mengemban dan melaksanakan tugas masing-masing dan bekerja sama membangun daerah yang dicinta ini," ajaknya.

Selain Bupati Bengkalis Amril Mukminin, tampka juga hadir Wakil Bupati Muhammad, Forkompimda, sejumlah pimpinan perangkat daerah (PD) di lingkungan Pemkab Bengkalis, serta undangan lainnya.