Banyak Ikan Mati, Pabrik CPO di Kuansing Diduga Buang Limbah Ke Sungai

ikan-mati.jpg
(istimewa)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Sejumlah tokoh masyarakat kecamatan Cerenti kabupaten Kuantan Singingi mengeluhkan limbah pabrik CPO yang diduga mencemari sungai yang ada di wilayah tersebut.

Hal tersebut disampaikan oleh anggota DPRD Riau dari Kuansing, Marwan Yohanis. Kata dia, banyak masyarakat yang melaporkan masalah ini karena air sungai mulai menghitam.

"Saya barusan ke cerenti. Ada laporan masyarakat desa bedeng sikuran terkait perusahaan yang diduga mencemarkan lingkungan dengan limbahnya, saya sudah turun dengan Kapolsek, danramil, camat dan kades," ujar Marwan, Rabu, 9 Oktober 2019.

Dalam kunjungannya tersebut, sambung Marwan, memang warna air sungai sudah tidak seperti biasanya. Dan diduga perusahaan ini membuang limbahnya pada tengah malam.

Sungai yang didatangi Marwan juga merupakan daerah hilir, sehingga Marwan khawatir kondisi hulu sungai lebih parah daripada yang ia lihat hari ini.

Selama ini, kata Marwan, masyarakat mengambil limbah ini karena dianggap mereka bisa dijadikan pupuk. Namun, saat kondisi banjir limbah kembali masuk ke sungai.

Dalam kunjungannya ini, Marwan meminta masyarakat memonitor kondisi sungai dengan mengambil sample air setiap minggunya dan akan ia lakukan test lab dengan dinas terkait.

"Kalau memang ini limbah berbahaya akan kita panggil ke DPRD Riau. Tapi sejauh ini indikatornya sudah jelas karena banyak ikan yang mati," tutupnya.