Keren, Riau Ekspor Belatung ke 18 Negara, Permintaanya Tak Terbatas

Syahrul-Yasin-Limpo6.jpg
(WAYAN SEPIYANA/Riau online)

RIAUONLINE, PEKANBARU - Menteri Pertanian Republik Indonesia (RI) Syahrul Yasin Limpo mengatakan ekspor komoditas pertanian yang dilakukan di Riau bertempat di PT Bio Cycle Indo beralamatil Jalan Garuda Sakti, Kampar.

 

Ia menyebutkan ekspor komoditas ini menuju ke 18 negara di dunia.

 

 

 

"Hari ini saya berada di Kabupaten Kampar, Riau, dalam rangka mencoba melepas ekspor pada 18 negara," kata Syahrul Yasin Limpo, kepada RIAUONLINE, Jumat, 4 Desember 2020.

 

Menurutnya ekspor komoditas pertanian ini banyak sekali jenisnya, seperti dari kelapa, dan banyak turunannya. Sawit dan turunannya banyak sekali.

 

"Kemudian, ada yang spesifik yaitu belatung, belatung itu magot. Magot ini adalah satu ulat yang secara spesifik ditumbuhkan," ujarnya.

 

Ia melanjutkan magot ini menggunakan limbah sawit, bungkil-bungkil sawit, dan itu paling bersih di dunia.

 

 

"Sekarang permintaannya bahkan unlimited kouta dari beberapa negara. Saya datang ke Riau, karena ini akan menjadi industri terbesar di dunia," pungkasnya.