Sulit Dapat Uang di saat Pandemi, Masyarakat Minta Pemko Bikin Pelatihan

Roem-Diani-Dewi3.jpg
(Muthi Haura/Riau Online)

RIAU ONLINE, PEKANBARU –Banyak masyarakat meminta pemerintah untuk lebih memperhatikan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di tengah pandemi yang mendera.

Menampung aspirasi masyarakat ini, DPRD Kota Pekanbaru minta Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru untuk lebih memperhatikan UMKM.

Anggota DPRD Kota Pekanbaru, Roem Diani Dewi mengatakan, masyarakat meminta dilakukannya pembinaan terhadap UMKM terdampak.

Selain itu, masyarakat juga ingin adanya pelatihan keterampilan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat-masyarakat tersebut di tengah pandemi Covid-19.

“Itu yang masyarakat minta kepada pemerintah,” katanya kepada wartawan.

Hal serupa juga diungkapkan anggota DPRD Kota Pekanbaru, Muhammad Sabarudi. Sabarudi mengatakan, pandemi Covid-19 berdampak disegala segmen, terutama UMKM. Hal ini perlu menjadi perhatian khusus Pemko Pekanbaru, karena rata-rata Pendapatan Asli Daerah (PAD) bersumber dari UMKM.

“Harus mendapat perhatian khusus dari pemerintah,” ujarnya.

Sabarudi juga menjelaskan, Pemko juga harus memberikan perhatian khusus kepada masyarakat yang terkena PHK.

Dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau sendiri, memastikan sebanyak 23 ribu lebih UMKM terdampak Covid-19 akan mendapat Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari pemerintah pusat sebesar Rp 2,4 juta, namun hanya 23 ribu lebih yang disetujui untuk mendapatkan bantuan tersebut dari 75 ribu pelaku usaha.

Pelaku usaha ini diusulkan ke pusat oleh Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (DPPK UKM) Riau.