Aktual, Independen dan Terpercaya


‎Syamsuar-Edy Unggul Jauh di Lapas Pekanbaru

Syamsuar-nyolos.jpg
(RIAUONLINE.CO.ID/ISTIMEWA)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur, Syamsuar dan Edy Nasution unggul jauh di tempat pemungutan suara (TPS) khusus lembaga pemasyarakatan (Lapas) Klas IIA Kota Pekanbaru.

Kepala Seksi Pembinaan Narapidana dana Anak Didik Lapas Pekanbaru, Yusuf Gunawan di Pekanbaru, Rabu, 27 Juni 2018 mengatakan berdasarkan hasil perhitungan suara yang dilakukan Rabu siang, pasangan Syamsuar dan Edy yang diusung PAN, PKS dan Nasdem mengantongi 67 suara. 

Selanjutnya pasangan petahana Arsyadjuliandi Rachman dan Suyatno mengantongi 32 suara. Jumlah suara yang sama juga diperoleh oleh pasangan Firdaus dan Rusli Effendi. 

Sementara pasangan Lukman Edy dan Hardianto mengantongi enam suara. 

Secara umum, Yusuf mengatakan terdapat 142 warga binaan Lapas Pekanbaru yang memberikan hak pilihnya hari ini. Dari angka tersebut, sebanyak lima suara dinyatakan tidak sah. 

Sejatinya, terdapat 176 narapidana yang sedang menjalani hukuman di hotel prodeo Lapas Pekanbaru diberikan kesempatan untuk memberikan suaranya hari ini. Yusuf mengatakan pihaknya juga telah memberikan sosialisasi kepada warga binaan untuk turut memberikan suaranya. 

"Tapi semuanya tergantung kesadaran mereka," ujarnya. 

Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur di Lapas Pekanbaru sendiri dijaga ketat oleh aparat kepolisian setempat. Beberapa polisi terlihat siaga di sejumlah titik. 

Perlu diketahui juga bahwa dua mantan kepala daerah yang kini menjalani masa hukuman di lembaga pemasyarakatan Klas IIA Pekanbaru turut memberikan hak suaranya hari ini. 

Kedua mantan kepala daerah tersebut masing-masing adalah Rusli Zainal dan Thamsir Rachman. 

Rusli Zainal atau RZ, merupakan mantan Gubernur Riau yang terjerat kasus suap kehutanan dan proyek PON Riau pada 2014 divonis 14 tahun penjara menjalani masa hukuman di Lapas Pekanbaru. 

Sementara Thamsir Rachman, mantan Bupati Indragiri Hulu, merupakan terpidana delapan tahun penjara dalam kasus korupsi pengadaan alat kesehatan juga menginap di hotel prodeo tersebut.

"Pak Thamsir sudah tadi pagi-pagi sekali memberikan hak suaranya. Pak Rusli juga turut memberikan suaranya," kata Yusuf. 

Berdasaran data daftar pemilih tetap (DPT) yang dikeluarkan KPU, Thamsir Rachman (68) berada di posisi nomor satu untuk memberikan hak pilih. (**)