Aktual, Independen dan Terpercaya


Gagal Masuk MAN 2 Model, Hafizhoh 30 Jus Pernah Ditawar Belajar ke Malaysia

sertifikat-tahfizh.jpg
(Tanjung)

LAPORAN : HASBULLAH TANJUNG

RIAUONLINE, PEKANBARU - Andrea Wiryanti harus menelan kecewa karena tidak lulus dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) MAN 2 Model Pekanbaru, Kamis lalu, meskipun dirinya memiliki bakat yang sangat jarang dimiliki anak seusianya.

Untuk di ketahui, Andrea merupakan seorang gadis cilik yang masih berusia 15 tahun, tapi sudah menjadi seorang Hafizah dari yayasan At-Thohiriyah, bahkan dirinya sudah menghafal Alquran 30 Juz.

Berkat bakat cemerlangnya ini, Andre bahkan pernah ditawari oleh beberapa sekolah di daerah asalnya Kepulauan Riau, bahkan hingga tawaran pendidikan di Malaysia.

"Iya,, ustadz dia di Yayasan yaitu Ustadz Jefri pernah menawarkan dia untuk lanjut sekolah ke Malaysia, mungkin karena dia sudah bisa lihat potensi dari Anak saya" kata Ibu Andre, Ibu Jum,Minggu, 6 Mei 2018.

Diceritakan Ibu Jum, Andrea masuk yayasan At-Thohiriyah saat kelas 1 MTs, dan berhasil menjadi Hafizhah 30 juz hanya dalam waktu 3 tahun, yakni ketika menginjak kelas 3 MTs.

Secara akademis pun Andrea, diakui Ibu Jum cukup berprestasi yaitu selalu mendapatkan juara di setiap semesternya.

"Andrea ini selalu juara satu, memang saat masih fokus menghafal Qur'an , dia hanya dapat juara tiga, tapi ketika dia sudah berhasil mendapat gelar Hafizhoh 30 Juz pada Oktober 2016 lalu, dia kembali meraih juara satu," jelas Ibu Jum.

Mengenai kegagalan Andrea masuk MAN 2, dikatakan Ibu Jum, dirinya cukup kecewa, karena berdasarkan informasi yang didapatnya, untuk siswa berprestasi bisa lulus tanpa test di sekolah tersebut

"Taunya, ada test ternyata, makanya dia mau sekolah disana, saya sudah tawarkan di MAN cendekia Batam, Tapi dia sudah terlanjut suka dengan sekolah ini, padahal baru pertama kali lihat sekolah ini," ulasnya.


Diberitakan sebelumnya, Kamis, 3 Mei 2018 pengumuman kelulusan siswa MAN 2 Model Pekanbaru resmi dirilis. Namun pengumuman ini menyisakan pertanyaan sekaligus kesedihan, karena dari ratusan calon siswa yang tak lulus, ada seorang Hafizoh 30 Juz Alquran yang juga ikut tak diluluskan.

Namanya, Andrea Wiryanti dengan nomor tes 01-102-133-2. Ia adalah siswi/santriwati asal MTs Al-Hidayah Moro, Kabupaten Kepulauan Riau (Kepri). Tak hanya mendaftar, ia bahkan juga sudah melampirkan bukti kalau dirinya memang telah lulus ujian khatam Alquran 30 Juz.

Namun, asanya untuk melanjutkan pendidikan ke MAN 2 Model Pekanbaru, dan sekaligus ikut mengharumkan nama sekolah itu, sementara ini kandas. Begitu ia dan orang tuanya melihat pengumuman kelulusan PPDB itu, kemarin. Dan, di list nama tersebut tak tercantum namanya.

Dengan kejadian ini, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakawil Kemenag) Riau Drs H Ahmad Supardi MAg kepada wartawan, kemarin, mengaku kecewa. Karena menurut dia, semestinya calon siswa hafiz 30 Juz itu bisa lulus di MAN 2 Model Pekanbaru tanpa tes. Tapi, kenapa ini justru tak lulus.

"Saya peribadi juga kecewa. Karena tahfizh 30 juz, sebaiknya lulus tanpa tes. Cuman sekarang kita belum buat aturannya. Tapi insya Allah akan saya upayakan, agar dia bisa diterima di MAN 2 model," kata Ahmad Supardi, saat dikonfirmasi perihal tersebut.

Sementara itu, Kepala MAN 2 Model Pekanbaru Norelinda MPd, sampai berita ini ditulis belum memberikan jawaban atau konfirmasi atas hal tersebut saat dihubungi via WhatsApp.