Tak Punya Uang, Pelanggan PLN Berikan Domba ke Petugas tapi Dikembalikan

kWh-listrik3.jpg
(istimewa)

RIAU ONLINE, BANDUNG-Peristiwa unik terjadi di Cisompet, Garut, Jabar.

Warganya bernama Yeni (37) terpaksa membayar membayar biaya perbaikan perangkat kWh listrik di rumahnya dengan seekor domba.

Yeni menggunakan hewan ternak itu sebagai alat transaksi karena tidak memiliki uang.

"Waktu itu memang saya tidak punya uang, sedangkan petugas sudah pasang kWh-nya, kata petugas biayanya sudah ditalangin dulu," kata Yeni dikutip dari Antara, Kamis 27 Agustus 2020.

Ia mengatakan, kWh listriknya rusak sudah beberapa bulan yang lalu.

Kemudian, petugas PLN menyarankan untuk diganti dengan yang baru. Yeni pun setuju dengan saran tersebut. 

Setelah diperbaiki, Yeni kaget dengan ongkos perbaikannya sebesar Rp 450 ribu.

Ia membayarnya dengan seekor domba miliknya. Petugas pun mengambil hewan ternak itu. 

"Saat itu petugas sudah pasang kWh-nya, saya bingung, akhirnya saya minta waktu," tambahnya. 

Sementara itu, Humas PLN UP3 Garut, Agus Mulyana, mengatakan petugas yang menerima pembayaran perbaikan kWh itu bukan pegawai PLN.

Melainkan, rekanan dari PLN. Meski begitu, pelaku sudah diberikan sanksi. 

"Petugas vendor itu akan diberi sanksi oleh kami, itu sudah merusak citra PLN," kata Agus. 

Agus menjelaskan, penggantian kWh karena rusak tidak dikenakan biaya kepada pelanggan. Sebab, biaya itu menjadi tanggungan PLN. 

"Kalau kWh meternya rusak, itu jadi tanggung jawab PLN, kecuali sengaja dirusak, saat diganti akan dikenakan denda," tambah Agus. 

Ia menegaskan, PLN telah menemui Yeni untuk menyelesaikan permasalahannya. Petugas juga telah mengembalikan dombanya kepada Yeni.

Artikel ini sudah terbit di Kumparan.com