Suherman Minta Pemkot Bantu Pelajar yang Tidak Punya Smartphone

Belajar-daring2.jpg
(istimewa)

RIAU ONLINE, PEKANBARU-Smartphone hingga paket data untuk belajar daring menjadi masalah utama yang dialami pelajar saat belajar online.

Untul itu, DPRD Kota Pekanbaru meminta Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru untuk segera mendata siswa-siswi yang kesulitan untuk memenuhi sistem Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

Sebab masih banyak pelajar atau orang tuanya tidak memiliki smartphone atau tidak memiliki kuota internet untuk belajar online.

"Ada di Disdik, sebetulnya itu harus dipanggil dan didata ulang lagi siapa yang tidak bisa belajar secara online. Dan pihak sekolah bisa untuk merealisasikan dana BOS untuk membantu membeli handphone atau paket internet," kata anggota Komisi III DPRD Kota Pekanbaru, H Suherman, Kamis 6 Agustus 2020.

Politisi Hanura ini juga menuturkan untuk di Kota Pekanbaru ini jumlah siswa yang tidak memiliki smartphone tidaklah terlalu banyak, dari itu ia menegaskan pihak sekolah tidak berpangku tangan melihat problema yang dihadapi oleh anak didiknya.

"Kalau di luar Pekanbaru bisa dikatakan 30 persen tidak mempunyai handphone, tapi kalau di Pekanbaru saya rasa tidak sampai segitu. Dari itu kita minta Disdik melalui kebijakan sekolah agar bisa dibantu dengan menggunakan dana BOS supaya anak-anak bisa sukses belajar menggunakan handphone," jelasnya.

Untuk mengatasi keluhan dari masyarakat yang sudah didengar oleh DPRD dalam kurun waktu semenjak sekolah ditutup karena pandemi Covid-19 ini, DPRD Kota Pekanbaru melalui Komisi III akan kembali memanggil Disdik Kota Pekanbaru.

"Insya Allah minggu depan akan kita panggil," pungkasnya.