Anak Muda Antri Beli Ganja untuk Stok Menghadapi Lock Down

Warga-antri-beli-ganja.jpg
(suara.com)

RIAU ONLINE, AMSTERDAM-Anak muda Belanda mengantri di cafe dan bar yang menjuak ganja untuk stock menghadapi lock down yang dilakukan pemerintah.Semenjak virus Corona memasuki Belanda pada akhir Februari, Pemerintah Belanda melakukan lockdown, yakni terhitung mulai dari 16 Maret hingga 6 April mendatang.AImbas dari kebijakan ini adalah beberapa warga Belanda antre mengular di berbagai kedai kopi dan kafe untuk membeli ganja.

Banyak pelanggan ganja berbaris, yakni dengan tujuan mereka ingin menyimpan stok ganja selama lockdown berlangsung.

 

ILUSTRASI GANJA

Ganja

Adapun sejumlah tempat yang akan ditutup ialah sekolah, cafe, bar, dan lainnya. Hal ini dilakukan mulai dari agar masyrakat tetap tinggal di dalam rumah sembari pemerintah melakukan upaya untuk menghentikan penyebaran virus corona.

Secara teknis, ganja adalah ilegal di Negeri Belanda. Namun dibolehkan atau dideskriminalisasikan untuk kepemilikan di bawah lima gram (0,18 ons). Aturan ini merujuk kepada Kebijakan Toleransi yang dibuat pada 1976.

Artikel ini sudah terbit di Suara.com