Dinas Lingkungan Hidup Bengkalis Gelar Sosialisasi Program Adiwiyata

Sosialisasi-peningkatan-pengelolaan-lingkungan-melalui-program-Adiwiyata.jpg
(Riau Online)
RIAU ONLINE, BENGKALIS - Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bengkalis, Andriswasono membuka secara resmi sosialisasi peningkatan pengelolaan lingkungan melalui pelaksanaan program Adiwiyata.
 
Acara sosialisasi tersebut diikuti sebanyak 84 orang perwakilan dari seluruh sekolah se Kabupaten Bengkalis, Sabtu 14 Maret 2020 dilaksanakan di salah satu hotel di bengkalis.
 
Dalam sambutannya, Andriswasono menyampaikan bahwa Kementerian lingkungan hidup telah meluncurkan program sejak tahun 2006 dengan tujuan sekolah peduli dan budidaya lingkungan.
 
"Adapun tahap pelaksanaan Adiwiyata pembinaan, penilaian dan pemberian penghargaan baik ditingkat kabut/kota, provinsi, nasional dan mandiri," ungkap Andriswasono.
 
Setelah dilakukan pembinaan, lanjut Andris, secara berjenjang mulai dari Tim pembina harus menindaklanjuti dengan menganalisis penilaian untuk mengetahui capaian kinerja sekolah dalam pelaksanaan Adiwiyata tersebut.
 
Masih kata mantan Kabag Humas Setdakab Bengkalis ini lagi, dalam peraturan pemerintah nomor 19 tahun 2005 tentang standar Nasional pendidikan, bahwa sudah menjadi kewajiban pihak sekolah memenuhi standar pendidikan nasional sebagaimana dilengkapi dan diatur dalam peraturan tersebut.
 
"Oleh karena itu, upaya yang dilakukan kementerian lingkungan hidup melalui program Adiwiyata perlu mendapat dukungan dan partisipasi semua pemangku untuk mewujudkan sekolah peduli dan berbudaya lingkungan,"ujarnya.
 
Sedangkan, dalam panduan Adiwiyata ini dapat dijadikan acuan bagi pemangku pendidikan di pusat maupun didaerah dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dan mewujudkan sekolah peduli dan berbudaya lingkungan.
 
"Sebelum dalam penilaian Adiwiyata meliputi IV komponen berdasarkan permen nomor 05 tahun 2013 tentang pedoman pelaksanaan program Adiwiyata diantaranya, komponen kebijakan berwawasan lingkungan, komponen kurikulum berbasis lingkungan, komponen kegiatan lingkungan berbasis partisipatif, komponen pengelolaan sarana pendukung ramah lingkungan,"pungkasnya.