Megawati Gantung Diri Pakai Hijab setelah Video Call dengan Suami

Gantung-Diri1.jpg
(INTERNET)

RIAU ONLINE, MAKASSAR-Megawati (20) warga Lingkungan Bungung Baddo Kelurahan Panaikang, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, bikin geger orang sekampung.

Ibu bayi delapan bulan tersebut nekat gantung diri di rumah orang tuanya, Senin 3 Februari 2020.

Kasubag Humas Polres Jeneponto, AKP Syahrul seperti dikutip terkini.id--jaringan Suara.com, Selasa 4 Januari 2020, mengakui polisi telah menerima laporan terkait kasus bunuh diri yang dilakukan wanita muda tersebut.

Dari penyelidikan sementara, Megawati sempat berkomunikasi dengan suaminya lewat panggilan video sebelum ditemukan dalam kondisi gantung diri di kediamannya.

"Iya, sesuai informasi, sekitar pukul 16.23 Wita, setelah video call dengan suaminya, korban ditemukan tergantung dengan menggunakan kain jilbab yang diikat pada pasak tengah atas rumah panggung milik orang tuanya Manai,” kata Syahrul, kemarin.

Menurutnya, setelah polisi mendapatkan laporan dari masyarakat, tim identifikasi Polres Jeneponto langsung bergerak ke TKP untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.

"Dari hasil kesimpulan sementara dan sejumlah keterangan saksi, korban dinyatakan bunuh diri dengan mengikatkan kain di leher ke tiang penyangga rumah," kata dia.

Jenazah saat ini telah disemayamkan di rumah duka Lingkungan Bungung Baddo, Kelurahan Panaikang, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto.

"Pihak keluarga meminta jenazah tidak dibawa ke rumah sakit untuk diautopsi dengan alasan sudah ikhlas,” ujarnya.

Artikel ini sudah terbit di Suara.com