Ini 6 Kasus Tangkapan Sabu dengan Jumlah Fantastis

TNI-AL-tangkap-KAPAL-ASING.jpg
(ISTIMEWA)

RIAU ONLINE, JAKARTA - Akhir-akhir ini, pihak berwenang berhasil menggagalkan penyelundupan narkoba dengan jumlah yang cukup fantastis. Jumlahnya tak main-main, bukan gram atau kilogram melainkan sudah berton-ton.

Tangkapan ini menjadi bukti bahwa Indonesia merupakan pasar empuk untuk peredaran barang haram tersebut. Karena jumlah narkoba yang masuk sudah luar biasa banyak.

Bahkan, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Budi Waseso mengaku mendapatkan informasi bahwa 250 ton narkoba jenis sabu masuk ke Indonesia setiap tahunnya.

Buwas, sapaan akrab Budi Waseso, hampir tak percaya. Namun jika dihitung berdasarkan data yang dimiliki, informasi tersebut cukup masuk akal.

"Lemes saya. Perasaan saya sudah bangga. Pada 2016, 3,4 ton kita sita dan musnahkan," ujar Buwas dikutip dari Liputan6.com, Rabu 21 Februari 2018.

Berikut ini enam kasus pengungkapan peredaran sabu dengan jumlah fantastis di Indonesia selama dua tahun terakhir.

1. 256 Kg Sabu di Mesin Pemoles Sepatu

Tim Gabungan BNN dan Bea Cukai menggerebek sebuah rumah di Jalan Muara Karang Cantik Nomor 16 Blok D Selatan RT 04 RW 18, Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, yang dijadikan sebagai gudang penyimpanan sabu pada 26 Juli 2017. Dalam operasi itu, tim mengamankan barang bukti berupa 256 kilogram sabu.

Sabu sebanyak itu disembunyikan dalam beberapa mesin pemoles sepatu. Tiga orang ditangkap dalam operasi tersebut. Satu di antaranya merupakan warga negara Taiwan yang tewas ditembak karena melawan, dan dua lainnya warga negara Indonesia (WNI).

2. 239 Kg Sabu di Mesin Cuci

Tim gabungan Mabes Polri dan Polda Metro Jaya mengungkap kasus penyimpanan narkoba jenis sabu seberat 239,785 kilogram sabu di kawasan Pergudangan Dadap, Tangerang, Banten, pada 8 Februari 2018. Empat orang ditangkap dalam operasi ini, satu di antaranya tewas ditembak.

Dalam pengungkapan ini, polisi juga menyita barang bukti berupa 12 mesin cuci yang digunakan untuk menyimpan sabu. Modus itu digunakan untuk mengelabui petugas.

3. 100 Kg Sabu untuk Pesta Tahun Baru 2018

Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri berhasil menggagalkan penyelundupan sabu seberat 100 kilogram di Medan, Sumatera Utara, pada 12 Desember 2017. Barang haram itu diketahui berasal dari jaringan narkotika internasional Medan-Malaysia.

Tiga orang masing-masing berinisial AN (31), SI (28), dan ES (39) ditangkap dalam operasi ini. Diduga kuat, jaringan tersebut kerap memanfaatkan jalur laut sebagai pintu masuk peredaran narkoba dari Malaysia.

4. Sabu 1 Ton Hadiah Hari Anti-Narkoba

Satgas Merah Putih Polri berhasil menggagalkan penyelundupan sabu dalam jumlah fantastis, yakni sekitar 1 ton di Pantai Anyer, Banten, 13 Juli 2017. Tangkapan terbesar kala itu dianggap sebagai hadiah spesial untuk peringatan Hari Anti-Narkoba Internasional (HANI).

Kapolda Metro Jaya kala itu Irjen M Iriawan mengatakan, jajarannya telah melakukan pemantauan selama sekitar dua bulan di lokasi. Operasi itu menyusul adanya informasi intelijen terkait rencana penyelundupan sabu dalam jumlah besar ke Indonesia.

Hingga akhirnya waktu yang ditunggu-tunggu pun tiba. Tim yang telah mengepung kawasan tersebut langsung meringkus para penyelundup. Namun pelaku yang diketahui berjumlah empat orang berusaha melawan dengan cara menabrak petugas menggunakan mobil yang ditumpangi.

Polisi akhirnya mengambil sikap tegas dengan menembak bagian bodi mobil Innova krem yang ditumpangi pelaku. Setidaknya ada 24 lobang peluru di sisi kiri bodi mobil tersebut. Akibatnya satu orang tewas.

5. 1 Ton Sabu di Kapal Sunrise Glory

Kapal Republik Indonesia (KRI) Sigurot 864 berhasil mengamankan kapal Sunrise Glory di Selat Philips, Batam pada Rabu 7 Februari 2018. Petugas menemukan narkoba jenis sabu seberat sekitar 1 ton di kapal asing berbendera negara Singapura itu.

Komandan Gugus keamanan laut Armada Barat, Kolonel Laut (P) Bambang Irwanto menuturkan, pihaknya mulai curiga lantaran kapal tersebut berusaha menghindar saat berpapasan di laut lepas.

Saat diperiksa, dokumen kapal tidak memenuhi standar dan diduga palsu. Bahkan keterangan anak buah kapal (ABK) tidak sesuai kenyataan, bahkan cenderung berbelit-belit dan mencurigakan.

Kapal tersebut juga diindikasikan kerap melakukan kegiatan ilegal. Hal itu terlihat dari dokumen dan data kapal yang berulangkali berganti nama. Akhirnya, petugas menemukan 41 karung sabu yang diperkirakan beratnya mencapai 1 ton.

6. 1,8 Ton Sabu di Perairan Batam

Petugas gabungan kepolisian dan Bea Cukai kembali menggagalkan upaya penyelundupan narkoba jenis sabu dengan jumlah fantastis. Kali ini, sabu seberat sekitar 1,8 ton berhasil diamankan di kawasan Selat Philips, Batam, Kepulauan Riau pada Selasa 20 Februari 2018.

Lokasi tersebut sama dengan penangkapan 1 ton sabu dari Kapal Sunrise Glory beberapa hari sebelumnya. Diduga, tangkapan sabu 1,8 ton ini berkaitan dengan kasus sebelumnya. Apalagi informasi intelijen yang diterima Kepala BNN Komjen Budi Waseso, akan ada penyelundupan sabu seberat 3 ton ke Indonesia.

Hingga akhirnya tim berhasil menangkap kapal Taiwan berbendera negara Singapura yang mencurigakan. Setelah dilakukan pemeriksaan dengan melibatkan anjing pelacak, tim menemukan narkoba jenis sabu mencapai berat 1,8 ton yang dikemas dalam 81 karung. (1)

Sukai/Like Fan Page Facebook RIAUONLINE 

Follow Twitter @red_riauonline

Subscribe Channel Youtube Riau Online

Follow Instagram riauonline.co.id