Kala Polisi Berjibaku Padamkan Api

Pemadaman-Karhutla-di-Kuala-Cenaku.jpg
(RIAUONLINE/ISTIMEWA)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Kepolisian resor Pelalawan disibukkan memadamkan titik api yang menghaguskan lahan milik perusahaan maupun milik warga. Dalam satu hari kemarin, personil berjibaku melawan gambut yang mengepul. Sebanyak enam titik api di Pelalawan berhasil dipadamkan.

 

"Ada enam lokasi telah dilakukan upaya pemadaman di Pelalawan," kata Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah Riau Ajun Komisaris Besar Guntur Aryo Tejo, dalam rilisnya yang diterima RIAUONLINE.CO.ID. Rabu (9/9/2015).

 

Lokasi pertama berada di Jalan Suka Maju, Kelurahan Kerinci Kota, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Selasa (8/9/2015). Lebih kurang 20x50 M2 lahan hangus terbakar. Belum diketahui siapa pemilik lahan dan penyebabnya. "Masih dalam lidik," ujarnya.

 

Menurut Guntur, pemadaman dilakukan bersama tim gabungan dari Pemadam Kebakaran BNPB Kabupaten Pelalawan. Tidak ada hambatan dalam operasi pemadaman itu. Api berhasil dipadamkan sekira pukul 16.20.

 

Kebakaran lahan juga terjadi di belakan perumahan sosial Kecamatan Pangkalan Kerinci, luas lahan terbakar kurang lebih 20 hektare. Belum diketahui siapa pemilik lahan itu. "Penyebab kebakaran masih dalam lidik," ujarnya.

 

(BACA JUGA: Pemerintah Akan Cabut Izin Perusahaan Pembakar Lahan

 

Menurut guntur, tim pemadam yang tergabung dari kepolisian dan Tim Damkar BNPB Pelalawan mengalami kesulitan padamkan api mengingat lahan terbakar cukup luas. Cuaca panas dan tiupan angin kencang membuat api sulit dipadamkan belum lagi peralatan pemadamn hanya dua unit berupa mesin portable. "AKhirnya pemadaman dibantu oleh helikopter waterbombing," jelasnya.

 

Selanjutnya pemadaman dilakukan di atas lahan terbakar KM 10, Langgam, Desa Rantau Baru, Pangkalan Kerinci. Luas lahan terbakar mencapai 100 hektar. Menurut informasi dari masyarakat kata Guntur, lahan tersebut milik warga bernama Pardede. Kebakaran tersebut merupakan sisa api sebelumnya yang belum padam. Polisi masih menyelidiki siapa pelaku pembakaran. "Upaya pemadaman bersama Tim Damkar Pelalawn, RPK PT RAPP dan Brimob Polda Riau," ujarnya.

 

(KLIK JUGA: Bandara di Pekanbaru Bak Kota Mati

 

Pada hari yang sama sekira pukul 11.00, telah dilakukan upaya Pemadaman kebakran lahan milik perusahaan PT Bukit Raya Pelalawan, Kecamatan Kerumutan dengan Titik koordinat S'00'04'16.07 N102'23'24'.01. Luas lahan yg terbakar 150 hektare. "Pemilik lahan adalah PT Bukit Raya Pelalawan," ujarnya.

 

Belum diketahui penyebab kebakaran tersebut. polisi juga masih menyelidiki pelaku pembakaran. "Telah dilakuak upaya pemadaman bersama RPK PT BRP dan Tim Brimob Polda Riau," jelasnya.

 

Kebakaran lahan di perusahaan tersebut sulit ditangani akibat cuaca panas dan tiupan angin kencang, sehingga api cepat merambat. "Lahan Gambut kering mudah terbakar, api dapat terus menjalar dan membesar disebabkan tiupan angin yg cukup kencang lokasi sulit dijangkau," katanya.

 

(INFO MENARIK: Jokowi: Cabut Izin Perusahaan dan Pidanakan)  

 

Kemudian sekira pkl 10.00 telah dilakukan upaya Pemadaman Kembali di Desa Merbau Kec Bunut Titik koordinat : N 00 16'23.63 E 102 12'13.94 dan N 00 16'15.94 E 102 12'24.63. Luas lahan terbakar 4 hektare milik warga bernama Tarigan dan Muslim. "Pelaku pembakar masih dalam lidik," ujarnya.

 

pada hari yang sama kebakaran lahan juga terjadi di pukul 14.30, di Areal Perkebunan kelapa sawit milik PT Wahana Desa Penarikan Kecamatan Langgam. Luas lahan terbakar mencapai 50 hektare. "Penyebab kebakaran diduga dari area tanaman masyarakat," katanya.

(BACA JUGA: Warga Riau Minta Bantuan Malaysia Atasi Asap

 

Kemudian sekira pkl 11.30, telah dilakukan upaya Pemadaman di Areal PT Rimba Lazuardi berbatasan dengan Kawasan TNTN Desa Lubuk Kembang Bunga Kecamatan Ukui. Luas lahan terbakar20 Hektare. "Penyebab kebakaran belum diketahui," ujarnya.

 

Menurut Guntur, selain melakukan pemadaman di lahan terbakar, polisi telah melakukan pemeriksaan terhadap para saksi sekaligus melakukan pencarian dan penangakpan para pelaku. Sejauh ini polisi telah menetapkan 32 tersangka pembakar lahan, satu diantaranya merupakan korporasi.

 

Sukai/Like Fan Page Facebook RIAUONLINE dan Follow Twitter @red_riauonline